JAKARTA – Menikmati ramen Jepang di ZUNDO-YA semakin lengkap dengan kehadiran acar Takana sebagai pelengkap. Acar khas Jepang tersebut memberikan sentuhan rasa asam, gurih, dan pedas yang berpadu dengan kuah ramen, khususnya tori paitan.
Restoran ramen asal Jepang itu menghadirkan Takana yang menjadi salah satu ciri khas restoran ZUNDO-YA di Himeji, Jepang. Acar tersebut disajikan sebagai pendamping untuk menambah cita rasa saat menyantap ramen.
Takana dibuat dari sawi hijau atau sawi asin yang melalui proses pengasaman. Bagi masyarakat Indonesia, sajian ini dapat disebut sebagai acar. Dari tampilannya, Takana sekilas menyerupai kimchi Korea yang umumnya menjadi pendamping makanan utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Chef ZUNDO-YA, Masanao Takeda, menjelaskan Takana memiliki perbedaan dengan kimchi, terutama dalam proses pembuatan dan tingkat keasamannya. Takana dibuat dalam waktu relatif singkat dan hanya dapat bertahan selama beberapa hari, sedangkan kimchi dapat disimpan lebih lama.
CEO ZUNDO-YA Shinsuke Umaba mengatakan Takana merupakan salah satu ciri khas autentik restoran tersebut. Acar ini memiliki rasa sedikit asam dengan aroma wijen yang cukup kuat.
Untuk menyesuaikan dengan selera konsumen Indonesia, Takana yang disajikan di ZUNDO-YA Indonesia juga diberi tambahan cabai bubuk. Tambahan tersebut membuat acar memiliki sensasi pedas yang semakin terasa.
Menurut Umaba, racikan Takana di Indonesia memiliki sedikit perbedaan dibandingkan versi Jepang. Rasa pedas dan asin dibuat lebih kuat, sedangkan versi Jepang memiliki tambahan rasa asam.
Ramen Silky Tori Paitan Jadi Andalan
Selain acar Takana, ZUNDO-YA menghadirkan Ramen Silky Tori Paitan sebagai salah satu menu andalan yang dapat dinikmati bersama pelengkap tersebut.
Ramen ini memiliki kuah berwarna putih keruh dengan tekstur creamy yang menjadi ciri khas tori paitan. Meski terlihat kental, kuahnya terasa ringan dan smooth ketika disantap sehingga tidak meninggalkan sensasi lengket di mulut.
General Manager of Operation PT Sriboga Matahari Nusantara Andrias Chandra mengatakan karakter kuah tersebut menjadi salah satu identitas ZUNDO-YA. Restoran tersebut ingin memperkenalkan bahwa ramen dengan tampilan creamy tetap dapat memiliki tekstur lembut dan nyaman di lidah.
Ramen Silky Tori Paitan dilengkapi potongan chashu ayam yang dibuat lebih tebal. Daging tersebut terlebih dahulu di-torch sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa smoky.
Dalam satu mangkuk, terdapat mi ramen berukuran tipis, irisan daun bawang, serta jamur yang melengkapi cita rasa hidangan.
Selain tori paitan, ZUNDO-YA juga menyediakan pilihan kuah lain, yakni Tori Chintan Ramen. Menu tersebut menggunakan kaldu ayam dengan cita rasa umami dan kuah yang lebih bening.
Ada pula Rich Kinoko Ramen yang menggunakan kuah berbahan dasar jamur dan sayuran sehingga dapat menjadi pilihan bagi penikmat makanan vegetarian.
Dessert dan Side Dish
Setelah menikmati ramen dengan cita rasa gurih dan asin, pengunjung dapat melanjutkan santapan dengan berbagai pilihan makanan penutup.
ZUNDO-YA menyediakan es krim dalam beberapa varian rasa, seperti yoghurt dengan sentuhan stroberi yang asam dan segar, es krim kopi dengan rasa kopi yang cukup kuat, serta es krim matcha khas Jepang dengan rasa yang tidak terlalu manis.
Selain es krim, tersedia pula panna cotta rasa milk tea yang menawarkan perpaduan cita rasa berbeda.
Untuk menu pendamping, ZUNDO-YA menyediakan ayam karage dengan potongan cukup besar serta gyoza berisi sayuran yang disajikan bersama kecap asin.
Bagi pencinta ramen yang ingin mencoba sajian khas Jepang tersebut, ZUNDO-YA di Gandaria City, Jakarta, juga telah mengantongi sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Harga menu ZUNDO-YA dibanderol mulai dari Rp68.000. Pada masa pembukaan perdananya, restoran tersebut juga menawarkan promo berupa gratis ayam karage untuk setiap pembelian dengan nilai Rp200.000.








Komentar