JAKARTA – Konfederasi Sepak Bola Asia atau Asian Football Confederation (AFC) tengah menyiapkan AFC Nations League sebagai kompetisi baru bagi negara-negara Asia. Ajang yang ditargetkan mulai diterapkan pada 2030 ini tidak hanya menjadi turnamen antartim nasional, tetapi juga dirancang sebagai jalan baru menuju Piala Dunia 2034.
Rencana AFC Nations League saat ini masih dalam tahap pembahasan. AFC sebelumnya telah menyampaikan gagasan tersebut kepada asosiasi anggota untuk mendapatkan masukan terkait format dan pelaksanaannya.
Dalam rancangan awal, kompetisi ini akan menggunakan sistem divisi seperti Nations League yang telah diterapkan UEFA dan CONCACAF. Liga A direncanakan dihuni 18 tim terbaik Asia, sementara negara-negara lainnya akan ditempatkan di Liga B dan Liga C.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
AFC Nations League Jadi Jalan Baru ke Piala Dunia
AFC Nations League merupakan kompetisi yang mempertemukan negara-negara anggota AFC dalam format liga. Konsep tersebut terinspirasi dari Nations League di Eropa serta kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia.
Selain menentukan persaingan antartim nasional, AFC Nations League dirancang menjadi bagian dari sistem kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia. Kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sepak bola Asia sekaligus membuat agenda pertandingan internasional lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Sebelum diterapkan secara penuh, AFC berencana menggelar kompetisi uji coba pada 2028-2029. Pembagian divisi pada masa uji coba tersebut tidak hanya menggunakan peringkat FIFA, tetapi juga mempertimbangkan hasil kualifikasi gabungan tahap awal serta sistem pembobotan tertentu.
Setelah masa uji coba, AFC Nations League pertama dijadwalkan berlangsung pada 2030. Hasil kompetisi tersebut nantinya akan digunakan untuk menentukan tim yang tampil di putaran final Piala Asia yang direncanakan berlangsung pada 2031 atau 2032.
Format AFC Nations League untuk Piala Dunia 2034
AFC Nations League baru akan digunakan sebagai bagian dari sistem kualifikasi Piala Dunia melalui edisi 2032-2033. Kompetisi tersebut akan menentukan sejumlah wakil Asia yang berhak tampil di Piala Dunia 2034.
Dalam rancangan awal, enam tim teratas AFC Nations League akan mendapatkan tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2034. Sementara itu, tiga slot lainnya akan diperebutkan melalui mekanisme play-off.
Saat ini AFC memiliki 47 negara anggota yang nantinya akan dibagi ke dalam beberapa divisi. Liga A menjadi divisi dengan peluang terbesar untuk mengantarkan tim menuju Piala Dunia dan Piala Asia.
Dalam rancangan awal, enam tim teratas Liga A akan lolos langsung ke Piala Dunia 2034. Kemudian, tim yang menempati peringkat 7 hingga 10 akan menjalani play-off untuk memperebutkan dua tiket otomatis serta satu tiket menuju play-off antarkonfederasi.
Untuk Piala Asia, seluruh peserta Liga A juga direncanakan mendapatkan tiket otomatis. Selain itu, enam tim terbaik dari Liga B akan memperoleh tiket ke putaran final.
Uji Coba Dimulai 2028-2029
Untuk menciptakan kompetisi yang lebih adil, AFC akan menguji sistem tersebut pada 2028-2029 sebelum format AFC Nations League diterapkan secara penuh.
Penentuan negara yang masuk ke Liga A, Liga B, maupun Liga C tidak hanya berdasarkan ranking FIFA. AFC akan menggunakan sistem pembobotan lain agar pembagian divisi dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh negara anggota.
AFC Nations League mulai menjadi bagian dari sistem kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia pada edisi 2032-2033. Artinya, Piala Dunia 2030 dan Piala Asia 2031 masih akan menggunakan sistem kualifikasi dengan format lama.
Berbeda dengan sistem grup, AFC Nations League dirancang menggunakan format liga dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak. Setiap negara diproyeksikan menjalani 12 pertandingan dalam satu musim, terdiri dari enam laga kandang dan enam pertandingan tandang.
Dengan format tersebut, AFC Nations League diharapkan menjadi kompetisi baru yang tidak hanya memperkuat persaingan sepak bola Asia, tetapi juga membuka jalan bagi negara-negara Asia untuk memperebutkan tiket menuju Piala Dunia 2034 dan Piala Asia.








Komentar