TANGERANG — Anggaran pakaian dinas untuk anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang nilainya mencapai Rp1,14 miliar menjadi bahan pembicaraan. Anggaran sebesar Rp1.143.697.513 tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pakaian dinas dan atribut 55 anggota dewan.
Salah satu yang ikut menjadi perhatian adalah spesifikasi bahan yang tercantum dalam pengadaan, termasuk Woll Italy.
Di tengah ramainya pembicaraan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Gerindra, Astayudin, angkat bicara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memastikan pengadaan pakaian dinas tersebut bukan dibuat tanpa perencanaan. Menurut Astayudin, kebutuhan tersebut sudah masuk dalam proses penganggaran dan memiliki dokumen pendukung.
“Ya, kita kan itu sudah diatur. Sudah lewat proses, ada TOR-nya dan semua. Jadi sudah diatur,” ujar Astayudin.
Astayudin juga menjelaskan bahwa pakaian dinas merupakan bagian dari fasilitas yang melekat pada pimpinan dan anggota DPRD. Karena itu, pengadaannya memiliki mekanisme dan ketentuan yang harus dilalui.
Namun, ketika nilai anggaran dibandingkan dengan daerah lain, Astayudin menyebut Kabupaten Tangerang justru masih berada di bawah.
“Ya kita dibandingkan dengan kabupaten/kota [lain], kita di bawah kok itu. Masih di bawah, jauh di bawah,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi jawaban Astayudin atas pertanyaan mengenai anggaran pakaian dinas yang mencapai Rp1,14 miliar.
Di sisi lain, besarnya anggaran tersebut tetap menarik perhatian publik. Terlebih, pengadaan diperuntukkan bagi 55 anggota DPRD dengan spesifikasi bahan yang tercantum dalam dokumen pengadaan.
Masyarakat pun dapat mencermati secara terbuka bagaimana anggaran tersebut dihitung, mulai dari jumlah pakaian, spesifikasi bahan, hingga harga setiap kebutuhan yang diadakan.
Astayudin sendiri menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan telah melalui tahapan yang berlaku di lingkungan DPRD Kabupaten Tangerang. ( Lukman )








Komentar