MANADO – Ketua DPD II Partai Golkar Kota Manado yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Meikel Damopolii, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat iman, serta menumbuhkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Meikel bertepatan dengan momentum hari Minggu. Ia mengajak masyarakat, khususnya umat Kristiani yang menjalankan ibadah, menjadikan hari Minggu sebagai kesempatan untuk mempererat tali kasih, memperkuat hubungan dengan keluarga, sekaligus merefleksikan diri.
“Selamat hari Minggu dan selamat beribadah bagi seluruh masyarakat Kota Manado yang melaksanakannya. Mari kita jadikan hari yang kudus ini sebagai momentum untuk mempererat tali kasih, mengucap syukur, serta merefleksikan diri agar terus menjadi saluran berkat bagi sesama,” ujar Meikel Damopolii.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kerukunan dan toleransi menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat Kota Manado yang memiliki keberagaman. Kebersamaan antarwarga dinilai perlu terus dipelihara agar suasana keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan tetap terjaga.
Meikel yang akrab disapa Teba itu juga menekankan pentingnya memperkuat iman sebagai landasan dalam membangun kehidupan sosial yang penuh persaudaraan. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan hari Minggu untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan spiritual.
“Hari Minggu adalah momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta dan memperkuat iman kita. Dengan iman yang teguh, mari kita bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta keharmonisan di Kota Manado yang kita cintai ini,” tambahnya.
Ia menegaskan, kehidupan yang rukun di tengah keberagaman merupakan salah satu modal penting untuk mewujudkan Kota Manado yang semakin maju dan sejahtera.
Di sisi lain, DPD II Partai Golkar Kota Manado di bawah kepemimpinan Meikel Damopolii menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas politik dan fungsi pengawasan pemerintahan, tetapi juga dalam mendukung nilai-nilai keagamaan serta sosial budaya di Sulawesi Utara.








Komentar