Isu Pemecatan Mencuat, Michael Carrick Akhirnya Buka Suara

- Author

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Isu pemecatan mulai mengiringi perjalanan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United setelah Setan Merah mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Carrick pun akhirnya buka suara mengenai rumor yang mempertanyakan masa depannya di Old Trafford.

Manchester United baru mengoleksi lima poin dari lima pertandingan awal Premier League musim ini. Hasil tersebut menempatkan MU di posisi ke-12 klasemen sementara.

Catatan itu menjadi salah satu start terburuk Manchester United di era Premier League. Sebelumnya, MU juga pernah mengumpulkan lima poin dari lima pertandingan pada musim 2014/2015.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan terhadap Carrick semakin menjadi sorotan setelah Manchester United tersingkir lebih awal dari Carabao Cup. Situasi tersebut membuat nama Carrick ikut disebut dalam pembicaraan mengenai pelatih yang berpotensi kehilangan pekerjaannya.

Namun, Carrick menegaskan dirinya tidak ingin memikirkan rumor pemecatan tersebut. Ia memilih fokus menjalankan tugas dan memperbaiki performa Manchester United.

“Hal itu tidak relevan bagi saya,” tegas Carrick seperti dikutip dari Mirror.

Carrick Paham Tuntutan di Manchester United

Carrick menyadari bahwa menjadi pelatih Manchester United berarti menghadapi tuntutan besar. Ia memahami target yang harus dicapai klub serta harapan dari pemilik dan para pendukung.

“Saya mengenal klub ini, saya paham peran ini. Saya mengerti posisi yang harus kami capai sebagai klub sepak bola demi para pemilik, serta apa yang mereka harapkan. Begitu pula bagi para pendukung yang tak kalah pentingnya dan apa yang mereka harapkan. Saya memahami semua itu,” ujar Carrick.

Mantan pemain Manchester United tersebut juga tidak ingin membuang energi dengan memikirkan berapa lama dirinya akan bertahan sebagai pelatih.

“Soal masa depan, kepemilikan, ataupun berapa lama saya akan memegang jabatan ini, itu sama sekali tidak ada dalam benak saya. Sedikit pun tidak,” katanya.

Tak Mau Terjebak Rumor Pemecatan

Carrick menilai memikirkan masa depan sebagai pelatih bukan hal yang perlu menjadi fokusnya saat ini. Ia lebih memilih berkonsentrasi terhadap pekerjaan yang ada di depan mata bersama Manchester United.

“Misalnya, memikirkan berapa lama lagi waktu saya di sini. Sungguh konyol berpikir seperti itu dalam posisi saya saat ini,” tutup Carrick.

Manchester United kini perlu segera memperbaiki hasil setelah hanya meraih lima poin dari lima laga Premier League. Di tengah sorotan terhadap posisinya, Carrick memilih mengesampingkan isu pemecatan dan fokus membawa Setan Merah mendapatkan hasil yang lebih baik.

Baca Juga:  King MU Menggila! Setan Merah Langsung Tembus 4 Besar Klasemen Liga Champions

JAKARTA – Isu pemecatan mulai mengiringi perjalanan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United setelah Setan Merah mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Carrick pun akhirnya buka suara mengenai rumor yang mempertanyakan masa depannya di Old Trafford.

Manchester United baru mengoleksi lima poin dari lima pertandingan awal Premier League musim ini. Hasil tersebut menempatkan MU di posisi ke-12 klasemen sementara.

Catatan itu menjadi salah satu start terburuk Manchester United di era Premier League. Sebelumnya, MU juga pernah mengumpulkan lima poin dari lima pertandingan pada musim 2014/2015.

Tekanan terhadap Carrick semakin menjadi sorotan setelah Manchester United tersingkir lebih awal dari Carabao Cup. Situasi tersebut membuat nama Carrick ikut disebut dalam pembicaraan mengenai pelatih yang berpotensi kehilangan pekerjaannya.

Namun, Carrick menegaskan dirinya tidak ingin memikirkan rumor pemecatan tersebut. Ia memilih fokus menjalankan tugas dan memperbaiki performa Manchester United.

“Hal itu tidak relevan bagi saya,” tegas Carrick seperti dikutip dari Mirror.

Carrick Paham Tuntutan di Manchester United

Carrick menyadari bahwa menjadi pelatih Manchester United berarti menghadapi tuntutan besar. Ia memahami target yang harus dicapai klub serta harapan dari pemilik dan para pendukung.

“Saya mengenal klub ini, saya paham peran ini. Saya mengerti posisi yang harus kami capai sebagai klub sepak bola demi para pemilik, serta apa yang mereka harapkan. Begitu pula bagi para pendukung yang tak kalah pentingnya dan apa yang mereka harapkan. Saya memahami semua itu,” ujar Carrick.

Mantan pemain Manchester United tersebut juga tidak ingin membuang energi dengan memikirkan berapa lama dirinya akan bertahan sebagai pelatih.

“Soal masa depan, kepemilikan, ataupun berapa lama saya akan memegang jabatan ini, itu sama sekali tidak ada dalam benak saya. Sedikit pun tidak,” katanya.

Tak Mau Terjebak Rumor Pemecatan

Carrick menilai memikirkan masa depan sebagai pelatih bukan hal yang perlu menjadi fokusnya saat ini. Ia lebih memilih berkonsentrasi terhadap pekerjaan yang ada di depan mata bersama Manchester United.

“Misalnya, memikirkan berapa lama lagi waktu saya di sini. Sungguh konyol berpikir seperti itu dalam posisi saya saat ini,” tutup Carrick.

Manchester United kini perlu segera memperbaiki hasil setelah hanya meraih lima poin dari lima laga Premier League. Di tengah sorotan terhadap posisinya, Carrick memilih mengesampingkan isu pemecatan dan fokus membawa Setan Merah mendapatkan hasil yang lebih baik.

Berita Terkait

BNI Dukung Tenis Indonesia, Amman Men’s World Tennis Championship Digelar di Bali
Bintang China Berguguran, Liang Jingkun hingga Zhou Qihao Tersingkir
Maarten Paes Jadi Sorotan, Kurnia Sandy Puji Penampilan Kiper Timnas Indonesia
Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia 0-0, Thom Haye Kartu Merah
Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Norwegia 2-1 di Nations League
Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, AFC Soroti Penggunaan Flare
4 Wakil Indonesia Berjuang di Semifinal Bulutangkis Asian Games 2026, Bidik Tiket Final
Jonatan Christie di Ambang Jadi Nomor 1 Dunia, Chou Tien Chen Gagal ke Final

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:40 WIB

BNI Dukung Tenis Indonesia, Amman Men’s World Tennis Championship Digelar di Bali

Selasa, 29 September 2026 - 13:26 WIB

Bintang China Berguguran, Liang Jingkun hingga Zhou Qihao Tersingkir

Selasa, 29 September 2026 - 12:01 WIB

Maarten Paes Jadi Sorotan, Kurnia Sandy Puji Penampilan Kiper Timnas Indonesia

Selasa, 29 September 2026 - 11:35 WIB

Babak Pertama Indonesia Vs Malaysia 0-0, Thom Haye Kartu Merah

Senin, 28 September 2026 - 16:07 WIB

Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Norwegia 2-1 di Nations League

Berita Terbaru