Jadah Tempe Kaliurang, Perpaduan Gurih dan Manis yang Jadi Kuliner Favorit

- Author

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN – Jadah tempe menjadi salah satu kuliner khas yang banyak diburu wisatawan saat berkunjung ke kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman. Perpaduan jadah berbahan beras ketan yang gurih dengan tempe bacem bercita rasa manis membuat kuliner tradisional ini memiliki daya tarik tersendiri.

Jadah tempe merupakan kuliner yang lahir dari perpaduan hasil bumi dan kearifan lokal masyarakat Sleman. Makanan ini cukup mudah ditemukan di kawasan Kaliurang dan menjadi salah satu sajian khas yang kerap dinikmati wisatawan saat berada di lereng Gunung Merapi.

Bahan utama jadah adalah beras ketan. Beras ketan yang digunakan dipilih dengan kualitas baik sehingga menghasilkan tekstur yang pulen dan kenyal setelah melalui proses pengolahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menghasilkan rasa gurih, beras ketan dipadukan dengan kelapa tua yang telah diparut halus. Campuran tersebut kemudian diolah bersama ketan yang sudah dikukus dan diberi garam secukupnya.

Jadah yang telah matang biasanya disajikan bersama tempe bacem atau tahu bacem. Tempe tersebut umumnya dibungkus menggunakan daun pisang sehingga memberikan aroma khas sekaligus menambah kenikmatan saat disantap.

Salah seorang penyuka jadah tempe, Beni, mengaku cukup sering membeli kuliner tersebut. Namun, ia menilai jadah tempe yang dinikmati langsung di kawasan Kaliurang memiliki sensasi rasa yang berbeda.

“Kami sekeluarga suka beli jadah tempe, tetapi karena ini sedang di Kaliurang jadi wajib beli yang aslinya, ternyata rasanya lebih enak, apakah karena disajikan hangat sehingga rasa jadah makin gurih dan tempe bacemnya dibumbui pas,” ujar Beni, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Beni, jadah tempe juga bisa dinikmati bersama tahu bacem maupun wajik yang tersedia. Sajian tersebut akan terasa semakin nikmat apabila ditemani teh yang diseduh menggunakan poci.

Baca Juga:  Papeda Bukan Sekadar Makanan, Ada Nilai Budaya Masyarakat Papua dan Maluku

“Selain jadah dengan tempe bisa dengan tahu bacem, dan ketika menikmati makanan tersebut makin enak dengan minum teh dengan poci,” katanya.

Perpaduan rasa gurih dari jadah dan manis dari tempe bacem membuat kuliner tradisional ini tetap menarik bagi wisatawan. Jadah tempe pun menjadi salah satu pilihan kuliner yang patut dicicipi saat berkunjung ke kawasan Kaliurang, Sleman.

Berita Terkait

Coto Manggala, Kuliner Khas Pangkalan Bun yang Nikmat Disantap di Tepi Sungai Arut
25 Warga Tambaksari Ikuti Pelatihan Bogasari, UKM Kuliner Didorong Naik Kelas
Santap Siang dengan Nasi Goreng Babat, Nikmat Gurih dengan Cita Rasa Nusantara
Wajib Coba! Deretan Ayam Goreng Legendaris dengan Cita Rasa Rempah di Purwokerto
Wajik Ketan Gula Merah, Kuliner Tradisional yang Tetap Eksis di Tengah Zaman
Dari Dapur Rumah hingga Amerika, Pempek Palembang Ini Tembus Pasar Internasional
Bumbu Kacang Pekat Jadi Andalan, Lotek Bu Yanto Purwokerto Bertahan Sejak 1997
Kangen Gudeg Jogja? Kuliner Legendaris Ini Kini Banyak Dijual di Kediri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:05 WIB

Coto Manggala, Kuliner Khas Pangkalan Bun yang Nikmat Disantap di Tepi Sungai Arut

Senin, 28 September 2026 - 15:02 WIB

Santap Siang dengan Nasi Goreng Babat, Nikmat Gurih dengan Cita Rasa Nusantara

Senin, 28 September 2026 - 14:28 WIB

Wajib Coba! Deretan Ayam Goreng Legendaris dengan Cita Rasa Rempah di Purwokerto

Kamis, 24 September 2026 - 12:18 WIB

Wajik Ketan Gula Merah, Kuliner Tradisional yang Tetap Eksis di Tengah Zaman

Kamis, 24 September 2026 - 11:48 WIB

Jadah Tempe Kaliurang, Perpaduan Gurih dan Manis yang Jadi Kuliner Favorit

Berita Terbaru