Jepa Mandar Diajukan ke UNESCO, Kuliner Khas Sulawesi Barat Dibidik Jadi Warisan Dunia

- Author

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Kuliner khas Sulawesi Barat, Jepa Mandar, tengah diajukan ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dunia. Makanan tradisional berbahan dasar ubi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya masyarakat Mandar di tingkat internasional.

Proses pengajuan Jepa Mandar telah dilakukan sejak 2025 dan kini memasuki tahap akhir persiapan dokumen. Kepala BPK Wilayah XVIII, Andriyani, mengatakan berkas pengajuan tersebut ditargetkan segera didaftarkan ke UNESCO.

“Insya Allah dalam waktu dekat, kemungkinan besar bulan Maret itu sudah didaftarkan berkas-berkasnya ke UNESCO,” kata Andriyani dalam dialog di RRI Mamuju, Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengajuan Jepa Mandar dilakukan bersama tradisi kuliner serupa dari sejumlah negara di Amerika Latin, seperti Kuba, Venezuela, dan Haiti. Di negara-negara tersebut terdapat tradisi mengolah ubi menjadi makanan yang dikenal dengan nama kasabe.

Menurut Andriyani, Jepa merupakan makanan berbahan dasar ubi yang memiliki kesamaan tradisi dengan kasabe di sejumlah negara Amerika Latin. Kesamaan tradisi pengolahan pangan tersebut menjadi salah satu dasar dalam pengajuan bersama untuk mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya takbenda dunia.

Melalui skema pengajuan lintas negara, tradisi pangan berbahan ubi yang berkembang di berbagai wilayah dapat diperkenalkan dan memperoleh pengakuan internasional sebagai bagian dari warisan budaya takbenda.

Jepa dan Kasabe Diperkenalkan di Jakarta

Sebagai bagian dari proses pengajuan ke UNESCO, Indonesia bersama negara-negara mitra sebelumnya telah menggelar showcase pembuatan Jepa dan kasabe di Jakarta.

Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan. Showcase itu menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan sekaligus menunjukkan kesamaan tradisi pengolahan makanan berbahan ubi yang berkembang di berbagai negara.

Baca Juga:  Coto Manggala, Kuliner Khas Pangkalan Bun yang Nikmat Disantap di Tepi Sungai Arut

Pengajuan Jepa Mandar ke UNESCO diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam memperkenalkan kuliner tradisional Sulawesi Barat ke dunia internasional.

Selain menjadi upaya mendapatkan pengakuan terhadap kekayaan budaya masyarakat Mandar, proses tersebut juga diharapkan dapat mendorong pelestarian tradisi pangan berbahan ubi agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Berita Terkait

Patrick Star Jadi Ahli Marketing? Strategi Promosinya Bikin Chum Bucket Dilirik
Kelp Shake SpongeBob Dijual Online, Harganya Cuma Rp13 Ribu!
Laue Burger Bar Kediri, Sajikan Burger Homemade dengan Daging Juicy
Ingat Sereal Kelpo di SpongeBob? Kini Kellogg’s Bikin Versi Nyatanya
Tak Perlu ke Resto, Ini 3 Resep Udang ala Chinese Food yang Lezat
Daging Kambing Tak Lagi Bau Prengus, Coba Resep Sop Kuah Bening Ini
Bukan Sekadar Pelepas Dahaga, Ini 10 Manfaat Air Kelapa untuk Tubuh
Kuliner Kerajaan Kutai Hampir Punah, Ada Gence Haruan hingga Gangan Hubi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Patrick Star Jadi Ahli Marketing? Strategi Promosinya Bikin Chum Bucket Dilirik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Kelp Shake SpongeBob Dijual Online, Harganya Cuma Rp13 Ribu!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Ingat Sereal Kelpo di SpongeBob? Kini Kellogg’s Bikin Versi Nyatanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Tak Perlu ke Resto, Ini 3 Resep Udang ala Chinese Food yang Lezat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Daging Kambing Tak Lagi Bau Prengus, Coba Resep Sop Kuah Bening Ini

Berita Terbaru