AC Milan Dibantai Bologna 2-4, Alphadjo Cisse Bersinar Sendirian!

- Author

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – AC Milan harus menelan kekalahan menyakitkan 2-4 dari Bologna pada lanjutan Serie A 2026/2027. Bermain di Stadion San Siro, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, Rossoneri gagal mengamankan kemenangan meski Alphadjo Cisse tampil gemilang dengan mencetak dua gol.

Cisse menjadi pemain paling menonjol di kubu AC Milan dengan mendapatkan rating 8,5. Penyerang muda tersebut mencetak gol pada menit ke-14 dan ke-27, sekaligus membawa Milan berbalik unggul setelah sempat tertinggal lebih dahulu.

Namun, performa apik Cisse tidak diikuti penampilan solid rekan-rekannya. Bologna mampu bangkit pada babak kedua setelah Davide Bartesaghi mencetak gol bunuh diri pada menit ke-60. Samuel Mbangula kemudian mencetak dua gol tambahan untuk melengkapi hattrick dan memastikan kemenangan tim tamu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi AC Milan yang gagal mempertahankan catatan tak terkalahkan di Serie A musim ini. Sementara Cisse layak mendapat pujian, rapuhnya pertahanan dan menurunnya performa tim setelah jeda menjadi persoalan yang harus segera dibenahi Rossoneri.

Alphadjo Cisse Jadi Pemain Terbaik AC Milan

Di tengah hasil mengecewakan tersebut, Cisse menjadi pemain dengan rating tertinggi di kubu Milan, yakni 8,5. Ia memperlihatkan ketajaman di depan gawang dan menjadi motor kebangkitan Rossoneri pada babak pertama.

Gol pertamanya tercipta pada menit ke-14. Cisse memanfaatkan bola hasil tekanan Omari Hutchinson yang berhasil merebut penguasaan dari Arthur Theate sebelum mengirimkan bola ke area berbahaya.

Cisse kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-27. Kali ini, ia menuntaskan umpan silang Fikayo Tomori dengan penyelesaian yang apik untuk membawa Milan unggul 2-1.

Pada usia 20 tahun enam hari, Cisse juga mencatatkan pencapaian sebagai pemain termuda ketiga AC Milan dalam 20 tahun terakhir yang mencetak dua gol menggunakan kaki kiri dan kanan dalam satu pertandingan.

Sayangnya, dua gol tersebut tidak cukup untuk membawa Milan meraih poin. Setelah turun minum, permainan Rossoneri menurun dan lini pertahanan mereka kesulitan mengantisipasi serangan Bologna.

Rating Pemain AC Milan

Penjaga Gawang

Mike Maignan – 5,5

Maignan menjalani pertandingan sulit setelah kebobolan empat gol. Ia tidak mampu menghentikan rangkaian serangan Bologna yang semakin berbahaya pada babak kedua. Gol bunuh diri Bartesaghi juga membuat situasi Milan semakin sulit.

Lini Belakang

Fikayo Tomori – 7

Tomori menjadi salah satu pemain yang tampil cukup baik sebelum ditarik keluar saat jeda. Umpan silangnya kepada Cisse berperan penting dalam terciptanya gol kedua Milan. Setelah ia meninggalkan lapangan, pertahanan Rossoneri terlihat lebih mudah ditembus.

Koni De Winter – 5

De Winter kesulitan menjaga lini belakang ketika Bologna meningkatkan intensitas serangan. Ia belum mampu membantu tim mempertahankan organisasi pertahanan hingga lawan berhasil membalikkan keadaan.

Baca Juga:  Jonatan Christie di Ambang Jadi Nomor 1 Dunia, Chou Tien Chen Gagal ke Final

Strahinja Pavlovic – 6

Pavlovic tidak tampil maksimal ketika Milan mulai kehilangan kendali permainan. Ia kesulitan mengantisipasi serangan cepat Bologna, terutama pada proses terciptanya gol-gol di babak kedua.

Pervis Estupinan – 6,5

Estupinan sempat membantu membangun serangan dari sisi kiri. Namun, pergerakan Nadir Zortea membuatnya lebih banyak berkonsentrasi pada pertahanan. Ia ditarik keluar pada menit ke-58.

Lini Tengah

Omari Hutchinson – 6

Hutchinson berkontribusi dalam proses gol pertama Cisse setelah merebut bola dari Arthur Theate. Meski demikian, kontribusinya tidak terlalu menonjol setelah itu hingga akhirnya digantikan pada menit ke-58.

Yunus Musah – 5

Musah menunjukkan energi pada babak pertama, tetapi kesulitan mengimbangi pergerakan pemain Bologna ketika pertandingan semakin terbuka. Ia juga belum mampu membantu Milan mempertahankan kendali di lini tengah.

Ardon Jashari – 6,5

Jashari cukup baik dalam menjaga sirkulasi bola melalui operan pendek. Namun, ia kurang memberikan terobosan untuk membongkar pertahanan lawan dan kesulitan memberikan perlindungan bagi lini belakang saat Bologna melancarkan serangan balik.

Davide Bartesaghi – 5

Bartesaghi menjadi salah satu pemain yang mengalami momen paling mengecewakan. Pada menit ke-60, ia membelokkan tendangan bebas Juan Miranda ke gawang sendiri sehingga Bologna menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Gol bunuh diri tersebut menjadi titik balik pertandingan. Hanya dua menit kemudian, Mbangula membawa Bologna kembali unggul dan membuat Milan semakin tertekan.

Lini Depan

Alphadjo Cisse – 8,5

Cisse menjadi pemain terbaik Milan berkat dua golnya pada menit ke-14 dan ke-27. Ia menunjukkan ketenangan serta ketajaman dalam memanfaatkan peluang, tetapi penampilan individunya tidak cukup untuk menyelamatkan Rossoneri dari kekalahan.

Goncalo Ramos – 5,5

Ramos kesulitan mendapatkan suplai bola yang memadai dan tidak banyak menciptakan ancaman bagi pertahanan Bologna. Penyerang asal Portugal tersebut akhirnya digantikan pada menit ke-87.

Samuel Mbangula Hancurkan Harapan Milan

Jika Cisse menjadi pemain paling bersinar di kubu Milan, Samuel Mbangula tampil sebagai pembeda bagi Bologna. Ia membuka keunggulan pada menit kedelapan sebelum menambahkan dua gol pada babak kedua untuk melengkapi hattrick.

Mbangula mencatatkan empat tembakan, terbanyak di antara pemain lain dalam pertandingan tersebut. Ia juga membukukan nilai expected goals (xG) sebesar 1,53 dari total 1,86 milik Bologna.

Kemenangan 4-2 ini menunjukkan efektivitas Bologna dalam memanfaatkan peluang, terutama setelah Milan kehilangan kestabilan di lini belakang. Sebaliknya, Rossoneri harus mengevaluasi penampilan mereka agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.

Meski Alphadjo Cisse tampil gemilang dengan dua gol, AC Milan tetap pulang tanpa poin. Kekalahan di San Siro menjadi pengingat bahwa penampilan individu yang menonjol belum cukup tanpa dukungan permainan tim yang solid.

Berita Terkait

De Bruyne Ikut Pesta Gol, Napoli Permalukan Monza 4-1
Sudah Unggul 2-1, Fiorentina Malah Gagal Raih Kemenangan atas Atalanta
Aston Villa Dibantai 3-0! Bournemouth Tantang Liverpool di Carabao Cup
Juara Premier League Tersungkur! Fleetwood Depak Arsenal Lewat Adu Penalti
Jay Idzes Absen Lawan Lazio, Sassuolo Terancam di Kandang Sendiri
Sempat Tertinggal, Como Mengamuk di Akhir Laga dan Hajar Torino 3-1
Dua Gol Mbappe Hancurkan Barcelona, Real Madrid Menang Dramatis 2-1
Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kok Bisa Tanpa Trofi Liga Champions dan Piala Dunia?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:06 WIB

De Bruyne Ikut Pesta Gol, Napoli Permalukan Monza 4-1

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Sudah Unggul 2-1, Fiorentina Malah Gagal Raih Kemenangan atas Atalanta

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:08 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4, Alphadjo Cisse Bersinar Sendirian!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Aston Villa Dibantai 3-0! Bournemouth Tantang Liverpool di Carabao Cup

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Juara Premier League Tersungkur! Fleetwood Depak Arsenal Lewat Adu Penalti

Berita Terbaru

Sport

De Bruyne Ikut Pesta Gol, Napoli Permalukan Monza 4-1

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:06 WIB

Daerah

Rudi Harfisar Dipanggil Lagi, Perindo Benda Siap Bergerak!

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:34 WIB