Gunung Anak Krakatau Erupsi Dini Hari, PVMBG Ingatkan Radius Bahaya 3 Kilometer

- Author

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Rabu (9/9/2026) dini hari. Aktivitas letusan tersebut terjadi pada pukul 00.47 WIB dan terekam melalui seismograf, sementara status gunung api masih berada pada Level III atau Siaga.

Berdasarkan hasil pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui MAGMA Indonesia, erupsi tercatat memiliki amplitudo maksimum 51 milimeter dengan durasi 28 detik.

Tinggi kolom abu hasil erupsi tidak dapat teramati karena kondisi puncak Gunung Anak Krakatau tertutup kabut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain erupsi, aktivitas kegempaan juga masih terpantau selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Petugas mencatat satu kali gempa Low Frequency, satu kali gempa Hybrid atau Fase Banyak, serta tremor menerus dengan amplitudo sekitar 2 hingga 7 milimeter.

Aktivitas vulkanik tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir. Badan Geologi sebelumnya menyampaikan bahwa karakter erupsi gunung tersebut kembali mengarah pada fase Strombolian, yang ditandai dengan letusan berdurasi relatif singkat dan amplitudo yang tidak terlalu besar.

Dengan kondisi aktivitas vulkanik yang masih berlangsung, status Gunung Anak Krakatau hingga kini tetap berada pada Level III atau Siaga. Pemantauan terhadap aktivitas gunung api terus dilakukan oleh Badan Geologi bersama instansi terkait.

PVMBG mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Masyarakat yang berada di wilayah berpotensi terdampak abu vulkanik juga diminta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau hendaknya selalu mengacu pada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga:  Jakarta Mau Didemo? Polisi Sudah Siapkan Langkah Ini

Berita Terkait

Banjir Berulang Mengintai, BWS Sumatera I Siagakan Alat Berat di Aceh
Era Robotisasi di Depan Mata, Wagub Maluku Minta Mahasiswa Bersiap
Mobil Terbakar di Simpang Tomang, Lalu Lintas dari Slipi Tersendat
Andra Soni dan Benyamin Temui Keluarga Donal Husni, Bahas Pencarian KM Arupadhatu I
Dari Kartu Jumantik hingga Bank Sampah, Inovasi Mahasiswa Tangerang Dilirik Bappeda
Kabut Asap Jambi Kembali Pekat, Asap dari Sumsel Ikut Terbawa Angin
Senam Restorasi NasDem Kabupaten Bogor Meriah, Warga Cibinong Antusias
Rp163 Miliar Digelontorkan, 10 Ruas Jalan Gorontalo Resmi Tuntas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Berulang Mengintai, BWS Sumatera I Siagakan Alat Berat di Aceh

Rabu, 30 September 2026 - 08:29 WIB

Era Robotisasi di Depan Mata, Wagub Maluku Minta Mahasiswa Bersiap

Selasa, 29 September 2026 - 08:17 WIB

Mobil Terbakar di Simpang Tomang, Lalu Lintas dari Slipi Tersendat

Selasa, 29 September 2026 - 07:57 WIB

Andra Soni dan Benyamin Temui Keluarga Donal Husni, Bahas Pencarian KM Arupadhatu I

Selasa, 29 September 2026 - 07:21 WIB

Dari Kartu Jumantik hingga Bank Sampah, Inovasi Mahasiswa Tangerang Dilirik Bappeda

Berita Terbaru

Sport

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:13 WIB