BANYUMAS – Cireng Pasir menjadi salah satu jajanan khas yang melekat dengan Desa Pasir, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Selain memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan cireng pada umumnya, jajanan ini juga menawarkan beragam pilihan isian dengan harga yang sangat terjangkau, yakni mulai Rp500 per butir.
Cireng Pasir dibuat menggunakan bahan dasar tepung tapioka. Jajanan tersebut memiliki berbagai pilihan isian, seperti ayam, ati, tulang, sosis hingga bakso. Menariknya, saus sambal juga berada di dalam balutan cireng sehingga memberikan cita rasa tersendiri saat disantap.
Salah seorang pedagang Cireng Pasir, Karsih, mengatakan jajanan tersebut terinspirasi dari cireng khas Bandung dan Tasik yang umumnya memiliki ukuran lebih besar. Warga Desa Pasir kemudian mengembangkan cireng dengan ukuran lebih kecil hingga menjadi jajanan yang memiliki ciri khas tersendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Asalnya itu Bu Sukarni yang buat, saya mencoba membuat, latihan terus-menerus, dan kebetulan juga masih saudara dengan Sukarni, sehingga saya berani menjualkan,” ujar Karsih.
Berawal dari Warga Desa Pasir
Cireng Pasir pertama kali dirintis oleh warga bernama Sukarni. Setelah itu, sejumlah warga lainnya ikut belajar membuat dan menjual jajanan tersebut.
Seiring waktu, Cireng Pasir semakin dikenal dan keberadaannya menjadi bagian dari kuliner khas Desa Pasir. Salah satu kawasan yang kini mudah menemukan jajanan tersebut adalah Grumbul Sokawera, Desa Pasir Lor.
Semakin banyak warga yang memproduksi dan menjual Cireng Pasir turut membuat jajanan ini tetap bertahan hingga sekarang. Kuliner tersebut tidak hanya menjadi camilan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari identitas Desa Pasir.
Harga Rp500 dengan Beragam Isian
Salah satu daya tarik Cireng Pasir adalah harganya yang terjangkau. Jajanan khas tersebut dijual mulai Rp500 per butir sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan.
Meski berukuran lebih kecil, Cireng Pasir memiliki pilihan isian yang cukup beragam. Mulai dari ayam, ati, tulang, sosis hingga bakso menjadi pilihan yang dapat dinikmati oleh pembeli.
Keberadaan Cireng Pasir juga menunjukkan bagaimana masyarakat setempat mempertahankan kuliner yang telah berkembang di lingkungan mereka. Resep dan cara pembuatannya terus diwariskan sehingga ciri khas jajanan tersebut tetap terjaga.
Dengan harga yang murah dan pilihan isian yang beragam, Cireng Pasir menjadi salah satu kuliner lokal yang turut memperkaya kekayaan makanan khas Banyumas sekaligus menjadi identitas kuliner Desa Pasir.








Komentar