DELI SERDANG โ Seorang remaja berinisial MAH (18) diamankan polisi setelah diduga menyekap dan mengancam ibu kandungnya menggunakan pisau. Aksi tersebut diduga dipicu persoalan handphone milik MAH yang hilang.
Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Jalan Anugrah IV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (25/8/2026).
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait seorang remaja yang diduga menyekap dan mengancam ibu kandungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan MAH. Polisi turut menyita sebilah pisau yang diduga digunakan untuk mengancam korban.
“Selanjutnya petugas mengamankan pelaku dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau dan membawanya ke Polsek Medan Tembung, guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ras dalam keterangannya, Rabu (26/8).
Ibu MAH yang diketahui bernama Sapian tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Berawal dari HP yang Hilang
Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, aksi penyekapan dan ancaman tersebut bermula ketika handphone milik MAH hilang.
MAH kemudian menanyakan keberadaan handphone tersebut kepada abang kandungnya. Namun, pembicaraan keduanya justru berujung pada pertengkaran.
Situasi semakin memanas setelah ibu MAH diduga membela abang kandungnya. MAH kemudian emosi hingga menyekap dan mengancam ibunya menggunakan pisau.
Ras mengatakan, persoalan handphone tersebut diduga berkaitan dengan keinginan MAH mendapatkan uang untuk mengganti handphone yang hilang.
“Gara-gara handphone hilang katanya. Minta ganti handphone lah itu, modus biar dikasih Mamaknya (Ibunya) uangnya,” ujar Ras.
Keluarga Sebut MAH Pengguna Narkoba
Selain persoalan handphone, polisi juga mendapat keterangan dari pihak keluarga mengenai MAH.
Menurut Ras, keluarga mengakui bahwa MAH merupakan pengguna narkoba.
“Sudah diakui keluarganya memang pemakai (narkoba),” ucap Ras.
Saat ini, MAH masih menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Tembung. Pihak keluarga juga disebut akan membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.
Kasus dugaan penyekapan dan ancaman terhadap ibu kandung itu masih dalam penanganan kepolisian.








Komentar