JAKARTA – Real Madrid menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk mengalahkan AS Roma dengan skor 4-3 pada lanjutan Liga Champions 2026/2027. Los Blancos mencetak tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan untuk memastikan kemenangan dramatis di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak pertama. Kedua tim saling memberikan tekanan dan menutup paruh pertama dengan skor imbang 1-1. Memasuki babak kedua, AS Roma tampil lebih agresif dan berhasil mencetak dua gol tambahan melalui Donyell Malen sehingga unggul 3-1.
Dalam posisi tertinggal dua gol, Real Madrid tidak menyerah. Tim tamu terus meningkatkan intensitas serangan hingga berhasil memperkecil ketertinggalan, menyamakan kedudukan, dan akhirnya mencetak gol kemenangan pada menit ke-89.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
AS Roma Unggul 3-1, Real Madrid Tertekan
AS Roma sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah mampu mengembangkan permainan pada babak kedua. Dua gol tambahan membuat tuan rumah unggul 3-1 dan memberikan tekanan besar kepada Real Madrid.
Los Blancos sempat memiliki peluang untuk menambah gol melalui Kylian Mbappe. Namun, gol tersebut dianulir karena posisi offside sehingga Madrid harus kembali mencari cara untuk menembus pertahanan Roma.
Meski tertinggal, Real Madrid tetap berusaha membangun serangan. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Tiga Gol di Menit Akhir Balikkan Keadaan
Kebangkitan Real Madrid dimulai pada menit ke-83. Carlos Espi berhasil memperkecil ketertinggalan setelah menyambar bola muntah di depan gawang. Peluang itu bermula dari sundulan Endrick yang berhasil ditepis penjaga gawang AS Roma, Pierluigi Gollini.
Gol tersebut menghidupkan kembali harapan Madrid untuk menyelamatkan pertandingan. Los Blancos kemudian terus menekan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui Endrick.
Penyerang tersebut mencetak gol lewat sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dikirimkan Arda Guler. Dalam waktu singkat, Madrid berhasil menghapus keunggulan dua gol yang sebelumnya dimiliki Roma.
Momentum kini berpihak kepada tim tamu. Real Madrid terus mencari celah di pertahanan tuan rumah demi mencetak gol penentu sebelum pertandingan berakhir.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-89. Antonio Rudiger menyelesaikan peluang dari situasi sepak pojok Arda Guler dan membawa Real Madrid berbalik unggul 4-3.
Gol Rudiger menjadi penentu comeback dramatis Los Blancos. Setelah tertinggal 1-3, mereka berhasil mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan dalam fase akhir pertandingan.
AS Roma berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu yang tersedia. Namun, tuan rumah gagal mencetak gol penyeimbang hingga peluit akhir dibunyikan.
Real Madrid Amankan Kemenangan Penting
Kemenangan 4-3 ini menjadi hasil penting bagi Real Madrid dalam persaingan Liga Champions 2026/2027. Los Blancos mampu membawa pulang tiga poin setelah melewati pertandingan yang penuh tekanan.
Sebaliknya, AS Roma harus menerima kekecewaan setelah gagal mempertahankan keunggulan 3-1. Tiga gol yang bersarang di gawang mereka pada menit-menit akhir membuat kesempatan meraih kemenangan di kandang sendiri sirna.
Comeback ini memperlihatkan kegigihan Real Madrid dalam menghadapi situasi sulit. Meski sempat tertinggal dua gol, Los Blancos terus berjuang hingga akhirnya memastikan kemenangan 4-3 melalui gol penentu Antonio Rudiger pada menit ke-89.
Tag: Real Madrid, AS Roma, Liga Champions 2026/2027, comeback Real Madrid, Antonio Rudiger, Endrick, Carlos Espi, Arda Guler, Donyell Malen, sepak bola Eropa.








Komentar