JAKARTA – Liverpool menunjukkan mentalitas luar biasa dengan membalikkan keadaan dan menaklukkan Villarreal 4-3 pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol, The Reds bangkit secara dramatis di Stadion Anfield, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, untuk mengamankan kemenangan ketiga secara beruntun di kompetisi Eropa.
Villarreal sempat membuat publik Anfield terdiam setelah Georges Mikautadze mencetak gol pada menit keempat dan Sergi Cardona menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Namun, Liverpool mampu bangkit melalui dua gol Alexis Mac Allister serta masing-masing satu gol dari Ronald Araujo dan Florian Wirtz. Villarreal hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Tani Oluwaseyi pada menit ke-87.
Kemenangan ini mengantarkan Liverpool mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara fase liga, hanya kalah selisih gol dari Paris Saint-Germain (PSG). Sementara itu, Villarreal tertahan di peringkat ke-19 dengan tiga poin. <Cite refs={[“turn247573search1″,”turn247573search0”]}/>
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Villarreal Kejutkan Liverpool dengan Dua Gol Cepat
Liverpool mendapat kejutan saat pertandingan baru berjalan empat menit. Kesalahan koordinasi antara Virgil van Dijk dan kiper Alisson Becker membuat Georges Mikautadze memiliki kesempatan untuk merebut bola dan melepaskan tembakan dari sudut sempit.
Alisson gagal menghalau bola sehingga Villarreal unggul 1-0. Gol cepat tersebut membuat Liverpool harus segera meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, upaya tuan rumah belum membuahkan hasil. Villarreal justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-29 melalui Sergi Cardona.
Cardona memanfaatkan operan Nathan Saliba, kemudian bergerak menembus pertahanan Liverpool sebelum menuntaskan peluang dengan baik. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal dua gol di hadapan pendukung sendiri, Liverpool berusaha meningkatkan tekanan. Perubahan momentum mulai terlihat menjelang akhir babak pertama ketika The Reds semakin gencar menyerang pertahanan Villarreal.
Mac Allister dan Araujo Bangkitkan Harapan The Reds
Liverpool akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-36. Alexis Mac Allister menyambut sepak pojok Kostas Tsimikas dengan sundulan yang mengarah ke gawang Villarreal.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-2 sekaligus membangkitkan semangat para pemain Liverpool. Tuan rumah terus menekan demi mencetak gol penyeimbang sebelum turun minum.
Usaha Liverpool membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+2. Ronald Araujo sukses menyambut umpan Rio Ngumoha dengan sundulan yang menaklukkan kiper Villarreal.
Liverpool pun menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah sempat tertinggal dua gol, The Reds berhasil mengembalikan keseimbangan pertandingan sebelum memasuki ruang ganti.
Liverpool Mengamuk di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Liverpool tampil lebih agresif dan terus memberikan tekanan kepada Villarreal. Momentum kebangkitan pada penghujung babak pertama menjadi modal penting bagi tuan rumah untuk memburu keunggulan.
Liverpool akhirnya berbalik memimpin pada menit ke-65. Mac Allister mencetak gol keduanya setelah memaksimalkan umpan Rio Ngumoha, sekaligus membawa The Reds unggul 3-2.
Belum sempat Villarreal membangun respons, Liverpool kembali mencetak gol. Florian Wirtz memperlebar keunggulan menjadi 4-2 pada menit ke-69 setelah menerima umpan Cody Gakpo dan menyelesaikan peluang dari dalam kotak penalti.
Dalam waktu singkat, Liverpool mengubah keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi unggul dua gol. Penampilan Rio Ngumoha juga menjadi salah satu sorotan karena berperan penting dalam terciptanya gol penyeimbang dan gol ketiga Liverpool. <Cite refs={[“turn247573news7″,”turn247573search2”]}/>
Villarreal Menekan pada Menit Akhir
Meski tertinggal 2-4, Villarreal belum menyerah. Tim asal Spanyol tersebut terus berusaha memanfaatkan peluang untuk kembali mengejar ketertinggalan.
Pada menit ke-87, Tani Oluwaseyi berhasil mencetak gol dan mengubah skor menjadi 3-4. Gol itu membuat pertandingan kembali menegangkan karena Villarreal hanya terpaut satu gol dari Liverpool.
Tim tamu berusaha mencari gol penyeimbang pada sisa waktu pertandingan. Namun, Liverpool mampu menjaga konsentrasi dan mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 4-3 tersebut memastikan Liverpool mengamankan tiga poin setelah melewati laga penuh drama di Anfield. Kebangkitan dari ketertinggalan dua gol menjadi bukti daya juang The Reds dalam mempertahankan catatan sempurna di fase liga Liga Champions musim ini.
Liverpool Jaga Rekor Sempurna di Liga Champions
Tambahan tiga poin membuat Liverpool mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan Liga Champions 2026/2027. The Reds berada di posisi kedua klasemen sementara fase liga, di bawah PSG yang unggul dalam selisih gol.
Sebaliknya, Villarreal masih berada di peringkat ke-19 dengan raihan tiga poin. Kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol menjadi pukulan bagi tim tamu dalam persaingan di fase liga.
Liverpool memastikan kemenangan melalui dua gol Mac Allister, sundulan Araujo, dan gol Wirtz. Hasil ini sekaligus memperpanjang awal sempurna mereka di Liga Champions setelah meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan.








Komentar