BUKITTINGGI – Mango Sticky Rice menjadi salah satu dessert khas Thailand yang menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur lembut dalam satu hidangan. Makanan penutup yang dikenal dengan nama Khao Niew Mamuang ini memadukan ketan pulen, potongan mangga matang, serta siraman saus santan yang creamy.
Hidangan ini cukup populer karena memiliki cita rasa sederhana, tetapi mampu memberikan sensasi yang menggugah selera. Perpaduan mangga yang manis dengan ketan gurih dan saus santan menjadi daya tarik utama Mango Sticky Rice.
Biasanya, dessert ini juga dilengkapi taburan kacang hijau kupas atau biji wijen untuk memberikan tambahan tekstur dan memperkaya rasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, Mango Sticky Rice tidak sulit dibuat sendiri di rumah. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah ditemukan di Indonesia, sehingga siapa pun dapat mencoba membuat dessert khas Thailand ini.
Bahan Sederhana untuk Membuat Mango Sticky Rice
Untuk membuat Mango Sticky Rice, bahan utama yang perlu disiapkan adalah beras ketan putih sebanyak 250 gram dan dua buah mangga matang.
Selain itu, diperlukan 200 ml santan, tiga sendok makan gula pasir, setengah sendok teh garam, satu lembar daun pandan, satu sendok makan tepung maizena, serta air secukupnya.
Sebagai pelengkap, siapkan wijen sangrai atau kacang hijau kupas sangrai untuk memberikan sensasi tekstur yang berbeda.
Pemilihan mangga menjadi salah satu hal penting. Sebaiknya gunakan mangga yang benar-benar matang, harum, manis, dan tidak terlalu berserat agar menghasilkan perpaduan rasa yang lebih nikmat.
Cara Membuat Mango Sticky Rice
Langkah pertama, cuci beras ketan hingga bersih, kemudian rendam selama 3–4 jam atau semalaman. Proses perendaman bertujuan agar ketan memiliki tekstur lebih pulen setelah dimasak.
Setelah direndam, tiriskan ketan dan kukus selama kurang lebih 25–30 menit hingga matang.
Selanjutnya, panaskan santan bersama gula pasir, garam, dan daun pandan menggunakan api kecil. Aduk perlahan agar santan tidak pecah. Setelah gula larut dan aromanya harum, matikan api.
Masukkan ketan yang sudah matang ke dalam sebagian campuran santan. Aduk perlahan hingga santan meresap ke dalam ketan, kemudian diamkan sekitar 15–20 menit agar teksturnya semakin lembut dan gurih.
Untuk membuat saus santan, panaskan sisa santan dengan sedikit gula dan garam. Tambahkan larutan tepung maizena, lalu aduk hingga saus mengental dan menghasilkan tekstur creamy.
Setelah semua bahan siap, kupas mangga dan potong memanjang atau sesuai selera. Sajikan ketan di atas piring, letakkan potongan mangga di sampingnya, kemudian siram dengan saus santan.
Sebagai sentuhan akhir, tambahkan taburan wijen sangrai atau kacang hijau kupas sangrai.
Tips agar Mango Sticky Rice Lebih Nikmat
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Mango Sticky Rice memiliki cita rasa dan tekstur yang maksimal.
Pertama, gunakan mangga yang benar-benar matang agar rasa manis alaminya lebih terasa. Kedua, pilih beras ketan berkualitas dan jangan melewatkan proses perendaman supaya hasilnya pulen, bukan keras.
Selain itu, masak santan menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar teksturnya tetap lembut dan tidak pecah.
Bagi yang menyukai sensasi lebih segar, Mango Sticky Rice juga dapat disajikan dalam keadaan sedikit dingin setelah didiamkan di lemari es.
Dengan bahan sederhana dan proses pembuatan yang tidak rumit, Mango Sticky Rice bisa menjadi pilihan dessert rumahan yang istimewa. Perpaduan ketan gurih, mangga manis, dan saus santan creamy menghadirkan cita rasa khas Thailand yang dapat dinikmati bersama keluarga.








Komentar