TANGERANG – Kualitas udara di Kota Tangerang masih berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), empat stasiun pemantauan di wilayah Kota Tangerang tercatat berada dalam kategori tersebut.
Data ISPUNet Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Selasa (8/9/2026) pukul 09.00 WIB menunjukkan kondisi kualitas udara di empat lokasi pemantauan masih berada pada kategori sedang yang ditandai dengan indikator warna biru.
Keempat stasiun pemantauan tersebut berada di Tangerang Kali Pasir, Tangerang Pasir Jaya, Tangerang Benteng Betawi, dan Tangerang Karang Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan kondisi kualitas udara berdasarkan hasil pemantauan masih tergolong dapat diterima. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara berkala.
“Berdasarkan data pemantauan ISPUNet KLH pagi ini, kondisi kualitas udara di empat stasiun pemantauan Kota Tangerang masih berada pada kategori sedang. Artinya, secara umum kualitas udara masih dapat diterima, namun pemantauan tetap kami lakukan secara berkala,” ujar Yudi, Selasa (8/9/2026).
Dari hasil pemantauan pukul 09.00 WIB, setiap stasiun menunjukkan nilai ISPU dan parameter kritis yang berbeda.
Stasiun Tangerang Kali Pasir mencatat nilai ISPU 51 dengan parameter kritis PM10. Selanjutnya, Tangerang Benteng Betawi memiliki nilai ISPU 58 dengan parameter kritis PM2.5.
Sementara itu, Tangerang Pasir Jaya mencatat nilai ISPU 70 dengan parameter kritis PM2.5. Adapun nilai ISPU tertinggi tercatat di Tangerang Karang Tengah dengan angka 74 dan parameter kritis SO₂.
Yudi menegaskan DLH Kota Tangerang akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara, khususnya parameter pencemar yang menjadi indikator kritis pada setiap stasiun.
“Data kualitas udara menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker, menjaga lingkungan, mengurangi aktivitas yang dapat meningkatkan emisi, serta mengikuti informasi kualitas udara dari kanal resmi pemerintah,” jelasnya.
Selain kondisi kualitas udara, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi sebaran abu vulkanik. Pemerintah meminta warga tetap tenang dan mengikuti informasi yang disampaikan melalui kanal resmi.
“Di tengah kondisi saat ini, dengan sebaran abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan menggunakan pelindung yang tepat untuk mengurangi paparan,” tutup Yudi.
Tag: Kota Tangerang, Kualitas Udara, ISPU, DLH Kota Tangerang, Polusi Udara, Lingkungan, Tangerang, Abu Vulkanik.








Komentar