JAKARTA – Sejumlah kasus kriminal menjadi perhatian di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (22/9/2026). Polisi mengungkap berbagai perkara, mulai dari peredaran sabu sebanyak 20,5 kilogram hingga terbongkarnya laboratorium rumahan yang diduga digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis.
Selain pengungkapan kasus narkotika, aparat juga menangani dugaan peredaran etomidate dengan modus sistem tempel serta obat keras ilegal. Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sejumlah kasus pencurian dan perusakan kabel prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 1 Jakarta.
Berikut rangkaian kasus kriminal yang menjadi perhatian di Jakarta dan sekitarnya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Polisi Gagalkan Peredaran 20,5 Kg Sabu
Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti mencapai 20,5 kilogram. Nilai barang bukti tersebut diperkirakan sekitar Rp25 miliar.
Pengungkapan dilakukan dalam rangkaian Operasi Nila Jaya 2026. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial KH (61) di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
2. Etomidate Diduga Diedarkan dengan Modus Sistem Tempel
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya turut mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis etomidate dengan menggunakan metode sistem tempel.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial I.H. (29) di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kasus tersebut selanjutnya ditangani penyidik untuk proses hukum.
3. Peredaran Obat Keras Ilegal Dibongkar
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan peredaran obat keras tanpa izin edar di kawasan Tamansari.
Sejumlah obat diamankan dalam pengungkapan tersebut, di antaranya Tramadol dan Hexymer. Polisi masih melakukan penanganan terhadap perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
4. Pencurian dan Perusakan Kabel Terjadi 16 Kali
PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 16 kejadian pencurian dan/atau perusakan kabel prasarana perkeretaapian sepanjang Januari hingga September 2026.
Kabel tersebut merupakan bagian dari infrastruktur pendukung operasional perjalanan kereta api. Pencurian maupun perusakan prasarana dapat mengganggu fasilitas pendukung perjalanan kereta.
5. Lab Rumahan Tembakau Sintetis Dibongkar
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga mengungkap keberadaan laboratorium rumahan atau clandestine lab yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis.
Lokasi laboratorium tersebut berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial SW (27).
Rangkaian pengungkapan tersebut menunjukkan sejumlah perkara kriminal yang ditangani aparat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Para tersangka dalam perkara masing-masing masih menjalani proses hukum sesuai dengan kasus yang menjerat mereka.








Komentar