Karhutla Bromo Belum Padam, Alat Pemukul Api Petugas Rusak

- Author

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, hingga kini belum sepenuhnya padam. Proses pemadaman masih dilakukan petugas gabungan, namun upaya tersebut terkendala kerusakan alat pemukul api atau kepyok yang digunakan untuk menjinakkan kobaran.

Hingga Rabu (5/8/2026), sejumlah titik api masih ditemukan di kawasan Bromo. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, titik api masih terpantau sehingga proses pemadaman terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api,” kata Oemar, Rabu.

Pemadaman melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Jawa Timur. Sejumlah unsur lain juga dikerahkan, seperti Perhutani, TNI, Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), relawan, serta masyarakat.

Namun, petugas menghadapi kendala berupa kerusakan alat pemukul api atau kepyok. Peralatan tersebut rusak setelah digunakan secara masif selama proses pemadaman karhutla.

“Alat pemukul api (kepyok) yang dimiliki petugas sudah rusak semua karena digunakan secara masif saat memadamkan karhutla. Namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon yang ada,” ujar Oemar.

Selain memanfaatkan ranting pohon, petugas juga menggunakan backpack sprayer untuk mengatasi api yang masih merambat. Kobaran api relatif mudah meluas karena dipengaruhi angin kencang dan kondisi ilalang yang kering.

Tim gabungan juga terus memantau pergerakan titik api dan membuat sekat bakar. Upaya tersebut dilakukan untuk menghambat penyebaran api ke kawasan lainnya.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak karhutla mencapai sekitar 10 hektare. Angka tersebut meningkat dari data sebelumnya yang mencatat luas area terbakar sekitar 7,9 hektare.

Baca Juga:  Dindikbud Tangsel Anggarkan Rp1,9 Miliar untuk 10 TV Interaktif, Per Unit Hampir Rp190 Juta

Luas lahan yang terbakar masih berpotensi bertambah karena proses pemadaman hingga kini masih berlangsung.

Sejumlah Akses Wisata Bromo Ditutup

Karhutla di kawasan Gunung Bromo juga berdampak terhadap aktivitas wisata. Balai Besar TNBTS menutup sejumlah akses menuju kawasan wisata untuk membantu proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan pengunjung.

Akses melalui pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang ditutup sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, wisatawan masih dapat memasuki kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, area kunjungan tetap dibatasi selama proses penanganan karhutla berlangsung.

Berita Terkait

Wabup Intan Buka Jambore PIK-R 2026, 223 Remaja Ikuti Ajang Kreativitas
HUT Kabupaten Tangerang ke-394, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Pentingnya Bersyukur
Cari Kerja di Palembang? Job Fair Hadirkan Lowongan dari 40 Perusahaan
Karhutla Makin Meluas, 6 Daerah Sumsel Kini Masuk Zona Merah
Tagihan SMAN 13 Sengketa, Hakim Sampai Turun ke Sekolah
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Diterima MK, Relawan Langsung Sujud Syukur
Hari Kartini, Mahasiswa UM Kalianda Ajak Anak Pulau Sebuku Berani Bermimpi
Anak Jadi Investasi Masa Depan, Lampung Perkuat Kebijakan Ramah Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Wabup Intan Buka Jambore PIK-R 2026, 223 Remaja Ikuti Ajang Kreativitas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:45 WIB

HUT Kabupaten Tangerang ke-394, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Pentingnya Bersyukur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cari Kerja di Palembang? Job Fair Hadirkan Lowongan dari 40 Perusahaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Karhutla Makin Meluas, 6 Daerah Sumsel Kini Masuk Zona Merah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Tagihan SMAN 13 Sengketa, Hakim Sampai Turun ke Sekolah

Berita Terbaru