AMBON – Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengingatkan mahasiswa untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi dan era robotisasi. Menurutnya, kemajuan teknologi berpotensi mengubah dunia kerja, sehingga mahasiswa perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi, dan kedisiplinan.
Hal tersebut disampaikan Abdullah Vanath saat menjadi pembicara dalam kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (Mastamaru) Universitas Muhammadiyah Maluku di Ambon, Senin (28/9/2026).
“Dasar dari semua ilmu pengetahuan adalah disiplin, mahasiswa saat ini harus siap untuk menghadapi perkembangan teknologi menuju Indonesia emas,” kata Vanath.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Vanath menilai perkembangan teknologi akan terus memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kerja dan aktivitas ekonomi. Karena itu, mahasiswa sebagai generasi muda perlu memiliki kesiapan menghadapi perubahan tersebut.
Ia bahkan memperkirakan penggunaan teknologi robotik akan semakin berkembang hingga berpotensi menggantikan sejumlah pekerjaan yang selama ini dilakukan manusia.
“Diperkirakan di atas 2035 tenaga manusia itu diganti dengan robot,” ujarnya.
Menurut Vanath, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus alasan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan. Penguasaan ilmu pengetahuan perlu disertai kemampuan beradaptasi agar generasi muda tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi.
Selain kemampuan akademik, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam proses belajar. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami ilmu yang dipelajari, tetapi juga membangun sikap disiplin sebagai dasar dalam mengembangkan kompetensi.
“Jadi, kamu harus belajar, tapi memang kamu harus disiplin juga,” katanya.
Vanath juga mendorong mahasiswa memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara bijak. Menurutnya, teknologi dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi dan membantu masyarakat mengembangkan usaha.
Kemajuan teknologi digital, kata dia, memberikan peluang bagi masyarakat untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk, termasuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dasar ilmu pengetahuan, mau belajar tafsir Al Quran, mau belajar sebagai seorang astronot, dasar dari semua ilmu pengetahuan itu adalah disiplin,” tegasnya.
Ia berharap mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Maluku dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk memperkuat ilmu pengetahuan, karakter, serta keterampilan.
Kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dinilai penting agar generasi muda Maluku mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja dan turut berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas.








Komentar