MALUKU UTARA – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Rabu pagi (28/10/2026). Saat erupsi terjadi, kolom abu vulkanik teramati membumbung hingga 1.200 meter di atas puncak gunung.
Aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih menjadi perhatian karena gunung api tersebut berstatus Level II atau Waspada. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan gunung diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya erupsi dan sebaran abu vulkanik.
Erupsi Gunung Dukono pada Rabu pagi menambah catatan aktivitas vulkanik gunung api yang berada di wilayah Maluku Utara tersebut. Kolom abu yang mencapai ketinggian 1.200 meter di atas puncak menjadi salah satu indikator aktivitas erupsi yang perlu terus dipantau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono, termasuk wisatawan dan pendaki, diimbau tidak mendekati kawah aktif Malupang Warirang. Kawasan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan, terutama ketika terjadi erupsi.
Warga juga disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut apabila terjadi hujan abu vulkanik. Langkah ini diperlukan untuk mengurangi paparan abu yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Pemantauan aktivitas Gunung Dukono terus dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dan mematuhi rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik Gunung Dukono, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan gunung.








Komentar