JAKARTA – Menikmati steak ayam saus lada hitam dengan tekstur empuk dan juicy kini tidak harus pergi ke restoran. Hidangan bercita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas ini bisa dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan.
Kunci membuat steak ayam ala restoran terletak pada pemilihan daging, proses marinasi, serta teknik memasak yang tepat. Dada ayam fillet yang dimasak dengan suhu dan waktu sesuai akan menghasilkan tekstur lembut tanpa terasa kering.
Steak ayam saus lada hitam juga cocok dijadikan menu makan siang maupun makan malam bersama keluarga. Agar semakin lengkap, hidangan ini dapat disajikan bersama kentang goreng, wortel, dan buncis rebus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbeda dengan steak ayam crispy yang dilapisi tepung, versi ini menggunakan ayam fillet yang dipanggang langsung di atas wajan. Daging ayam kemudian disiram saus lada hitam kental yang memberikan cita rasa khas restoran.
Bahan-Bahan Steak Ayam Saus Lada Hitam
Resep ini dapat menghasilkan dua porsi dengan waktu persiapan sekitar 30 menit, termasuk proses marinasi, serta waktu memasak sekitar 20 menit.
Bahan steak ayam:
- 2 keping dada ayam fillet tanpa kulit, masing-masing sekitar 250 gram
- 1 sdm air perasan jeruk nipis
- 1 sdt garam
- 1 sdt bawang putih bubuk
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt paprika bubuk (opsional)
- 1 sdt oregano kering (opsional)
- 2 sdm minyak goreng
- 1 sdm mentega tawar
Bahan saus lada hitam:
- 1 sdm mentega tawar
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 1/4 buah bawang bombay, cincang halus
- 1 sdm lada hitam, tumbuk kasar
- 2 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tomat
- 150 ml kaldu ayam
- 1/2 sdt gula pasir
- 1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air
Bahan pelengkap:
- 150 gram kentang, potong memanjang
- 50 gram wortel, potong dan rebus
- 50 gram buncis, rebus
Cara Membuat Steak Ayam Lada Hitam yang Juicy
Setelah seluruh bahan tersedia, proses memasak dapat dimulai dengan menyiapkan daging ayam dan membuat saus lada hitam.
- Letakkan dada ayam di antara dua lembar plastik, kemudian pukul perlahan hingga ketebalannya rata sekitar 1,5 cm.
- Lumuri ayam menggunakan air jeruk nipis, garam, bawang putih bubuk, merica, paprika, dan oregano. Pastikan bumbu merata, lalu diamkan selama 20 menit di dalam kulkas.
- Keluarkan ayam dari kulkas sekitar 10 menit sebelum dimasak. Keringkan permukaannya menggunakan tisu dapur.
- Panaskan minyak dan mentega dalam wajan dengan api sedang-besar hingga mentega meleleh dan sedikit berbuih.
- Letakkan ayam di atas wajan. Masak tanpa dibalik selama 4–5 menit hingga bagian bawahnya berwarna kecokelatan.
- Balik ayam satu kali, kemudian kecilkan api menjadi sedang. Lanjutkan memasak selama 4–5 menit hingga matang.
- Pastikan bagian paling tebal ayam mencapai suhu internal minimal 74 derajat Celsius menggunakan termometer daging.
- Angkat ayam dan pindahkan ke piring. Tutup secara longgar menggunakan aluminium foil, lalu diamkan selama 5 menit.
- Untuk membuat saus, lelehkan mentega pada wajan bekas memanggang ayam. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu.
- Masukkan lada hitam, saus tiram, kecap manis, saus tomat, dan gula pasir. Aduk hingga tercampur rata.
- Tuangkan kaldu ayam, kemudian masak hingga mendidih. Tambahkan larutan maizena dan aduk sampai saus mengental.
- Tata steak ayam di atas piring, siram dengan saus lada hitam, lalu sajikan bersama kentang goreng dan sayuran rebus selagi hangat.
Tips Membuat Steak Ayam Empuk dan Tidak Kering
Dada ayam memiliki kandungan lemak yang relatif rendah sehingga mudah menjadi kering apabila dimasak terlalu lama. Karena itu, beberapa teknik perlu diperhatikan agar steak ayam tetap empuk dan juicy.
1. Samakan ketebalan daging
Pukul dada ayam hingga memiliki ketebalan sekitar 1,5 cm. Cara ini membantu seluruh bagian daging matang secara merata sehingga bagian yang tipis tidak lebih dahulu kering ketika bagian yang tebal masih dimasak.
2. Perhatikan suhu kematangan
Jangan hanya mengandalkan warna daging untuk menentukan kematangan ayam. Ayam perlu mencapai suhu internal minimal 74 derajat Celsius agar aman dikonsumsi. Termometer daging dapat membantu memastikan suhu tersebut tercapai.
3. Lakukan marinasi atau brining
Marinasi membantu memberikan rasa pada daging. Alternatif lainnya adalah brining, yaitu merendam ayam dalam larutan air garam selama sekitar 15–30 menit. Teknik ini membantu daging mempertahankan kelembapannya saat dimasak.
4. Lakukan searing dengan tepat
Keringkan permukaan ayam sebelum dimasukkan ke wajan agar mudah membentuk lapisan kecokelatan. Gunakan wajan yang sudah panas dan hindari terlalu sering membolak-balik daging.
Jangan pula memenuhi wajan dengan terlalu banyak potongan ayam sekaligus. Suhu wajan yang turun dapat membuat ayam lebih banyak mengeluarkan air dan akhirnya seperti dikukus.
5. Diamkan ayam sebelum dipotong
Setelah matang, istirahatkan ayam selama minimal lima menit. Proses ini membantu sari daging tersebar kembali sehingga teksturnya tetap lembap ketika dipotong.
Variasi Steak Ayam untuk Menu Rumahan
Selain menggunakan saus lada hitam, steak ayam juga dapat dikreasikan dengan beberapa pilihan rasa sesuai selera.
- Steak ayam saus jamur: Saus lada hitam dapat diganti dengan saus krim jamur. Tumis jamur kancing bersama bawang putih, tambahkan susu cair, lalu kentalkan menggunakan sedikit maizena.
- Steak ayam crispy: Balut ayam fillet dengan tepung berbumbu, celupkan ke telur kocok, kemudian lapisi tepung panir sebelum digoreng hingga berwarna keemasan.
- Steak paha ayam: Dada ayam dapat diganti dengan paha ayam fillet. Kandungan lemaknya yang lebih tinggi membuat bagian ini cenderung lebih juicy dan tidak mudah kering.
Dengan bahan sederhana dan langkah memasak yang praktis, steak ayam saus lada hitam ala restoran bisa menjadi hidangan istimewa di rumah. Perhatikan ketebalan daging, suhu kematangan, dan waktu memasak agar ayam tetap empuk, juicy, serta nikmat disantap bersama saus lada hitam.








Komentar