LAMPUNG TENGAH – Mbah Paiman, seorang lansia berusia 106 tahun yang mengalami kelumpuhan dan hidup sebatang kara di Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, mendapat perhatian dari RMD Team bersama influencer Lampung, Bang Taun. Keduanya mengunjungi Mbah Paiman untuk menyalurkan bantuan sekaligus melihat langsung kondisi kehidupannya yang membutuhkan perhatian.
Di usianya yang telah mencapai lebih dari satu abad, Mbah Paiman mengalami keterbatasan fisik sehingga tidak dapat beraktivitas secara normal. Ia tinggal seorang diri di rumah sederhana karena anak dan cucunya telah menetap di luar daerah. Kondisi tersebut membuatnya membutuhkan dukungan dan pendampingan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain kondisi kesehatannya, Mbah Paiman juga menghadapi kendala administrasi kependudukan. Ia belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan karena identitas yang dimilikinya masih berupa KTP lama dari Kabupaten Tulangbawang Barat dan belum diperbarui menjadi KTP elektronik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan lain berkaitan dengan status kepemilikan rumah yang ditempatinya. Sejak tinggal di Kampung Gunung Batin pada 2014, sertifikat tanah rumah tersebut masih bergabung dengan kepemilikan tanah milik tetangganya.
Kondisi rumah Mbah Paiman juga menjadi perhatian. Bangunan tersebut masih berdinding geribik, sedangkan kamar mandi berada di luar rumah. Fasilitas tersebut dinilai belum memadai untuk menunjang kebutuhan lansia yang mengalami kelumpuhan.
Menurut informasi yang diterima RMD Team, Mbah Paiman juga belum menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sejak 2023.
RMD Team Salurkan Kursi Roda dan Perlengkapan Tidur
Koordinator RMD Team, Dewi Mayang Suri Djausal, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi terkait agar Mbah Paiman mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
Upaya tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan kesehatan, penyelesaian persoalan administrasi kependudukan, serta perbaikan kondisi tempat tinggal agar lebih layak.
Dalam kunjungan tersebut, RMD Team menyerahkan sejumlah bantuan berupa kursi roda, kasur, bantal, dan seprei. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kenyamanan Mbah Paiman.
Mayang juga menegaskan bahwa perhatian terhadap Mbah Paiman tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan. RMD Team akan terus memantau kondisinya dan mendorong koordinasi dengan pihak terkait untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapinya.
Melalui bantuan dan pendampingan tersebut, Mbah Paiman diharapkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan, mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, serta menjalani masa tuanya dengan lebih nyaman.
Kisah Mbah Paiman menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap lansia, terutama mereka yang hidup sendiri, mengalami keterbatasan fisik, dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.





Komentar