Peternak Jawa Tengah Bergerak Serentak, 15 Ribu Ayam Dibagikan Gratis di Kendal

- Author

Selasa, 28 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL — Aksi protes peternak ayam petelur berlangsung serentak di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (10/8/2026). Di Kabupaten Kendal, massa peternak membawa sekitar 15 ribu ayam hidup untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Aksi tersebut menjadi bentuk protes peternak terhadap kondisi usaha yang dinilai semakin berat. Harga pakan yang meningkat, sementara harga telur di tingkat peternak justru mengalami penurunan, menjadi persoalan utama yang mereka soroti.

Di Kendal, ribuan ayam dibawa menggunakan kendaraan pikap menuju kawasan Alun-Alun Kendal. Berdasarkan keterangan koordinator aksi, armada yang dikerahkan mencapai 147 kendaraan dengan jumlah peserta lebih dari 1.200 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayam-ayam tersebut kemudian dibagikan kepada warga sebagai bagian dari aksi penyampaian aspirasi. Pembagian itu sekaligus dimaksudkan untuk menggambarkan kondisi peternak yang tengah menghadapi tekanan biaya produksi dan rendahnya harga jual hasil ternak.

Peternak menilai persoalan pakan menjadi salah satu beban terbesar dalam usaha ayam petelur. Biaya pakan disebut mengambil porsi sekitar 70 persen dari keseluruhan biaya produksi. Karena itu, mereka meminta pemerintah mengambil langkah untuk menekan harga pakan agar usaha peternakan rakyat tetap dapat bertahan.

Selain harga pakan, peternak juga meminta adanya perbaikan harga telur di tingkat peternak. Mereka menilai harga telur yang terus melemah tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan.

Tuntutan lainnya berkaitan dengan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk komoditas jagung. Peternak meminta dukungan pasokan jagung tersebut diperpanjang hingga enam bulan agar kebutuhan pakan dapat lebih terjamin.

Peternak juga mendorong agar bantuan sosial pangan yang selama ini berupa beras dan minyak goreng turut memasukkan telur. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu menyerap produksi telur peternak rakyat yang masih menumpuk.

Baca Juga:  Mahasiswa Geruduk BGN dan Kemenhan, MBG hingga Isu Militerisme Jadi Sorotan

Mereka turut meminta pemerintah memberikan perlindungan terhadap peternak rakyat dengan membatasi pengembangan usaha peternakan skala menengah dan besar. Selain itu, peternak mendesak pemerintah menegakkan Permen 32 Tahun 2017, terutama mengenai hak budi daya bagi peternak rakyat.

Persoalan lain yang ikut disampaikan adalah penyerapan telur oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Peternak menilai penyerapan produk telur lokal oleh sejumlah SPPG di Kendal belum berjalan secara optimal.

Mereka berharap program pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi produk peternak lokal sehingga persoalan pemasaran telur bisa ikut teratasi.

Aksi peternak di Kendal tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Aksi serupa juga dilaporkan berlangsung di beberapa daerah lain dengan persoalan utama yang sama, yakni tekanan harga pakan serta merosotnya harga hasil produksi peternakan.

Di tengah aksi, pembagian ayam gratis kepada masyarakat menjadi salah satu perhatian utama. Bagi peternak, langkah tersebut merupakan cara menyampaikan kondisi yang mereka alami sekaligus menunjukkan bahwa hasil ternak yang mereka produksi berada dalam situasi sulit ketika biaya produksi terus meningkat sementara harga jual tidak memberikan keuntungan yang memadai.

Aksi tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah untuk segera mencari solusi terhadap persoalan harga pakan, harga telur, penyerapan produksi lokal, serta keberlangsungan usaha peternak rakyat.

Berita Terkait

Proyek Pemerintah Cepat Rusak, KPK Bakal Pelototi Kualitas Barang dan Jasa
DETIK-DETIK KPK SERBU 4 LOKASI, Sejumlah Barang Bukti Penting Berhasil Disita dari Rumah Oknum Pejabat!
KPK Telusuri Aliran Uang Pengadaan Iklan Bank BJB, Empat Orang Jadi Tersangka
KPK Belum Pastikan Winda Lorenza yang Tewas di Medan Merupakan Saksi Kasus Bea Cukai
Mahasiswa Geruduk BGN dan Kemenhan, MBG hingga Isu Militerisme Jadi Sorotan
Usai Demo ke KPK, Duit Dindikbud Banten Rp239 Miliar Ditelisik, Ditemukan Pola Pengadaan yang Bikin Bertanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Proyek Pemerintah Cepat Rusak, KPK Bakal Pelototi Kualitas Barang dan Jasa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:51 WIB

DETIK-DETIK KPK SERBU 4 LOKASI, Sejumlah Barang Bukti Penting Berhasil Disita dari Rumah Oknum Pejabat!

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Pengadaan Iklan Bank BJB, Empat Orang Jadi Tersangka

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

KPK Belum Pastikan Winda Lorenza yang Tewas di Medan Merupakan Saksi Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:36 WIB

Mahasiswa Geruduk BGN dan Kemenhan, MBG hingga Isu Militerisme Jadi Sorotan

Berita Terbaru