JAKARTA – Sejumlah kasus kriminal dan keamanan menjadi perhatian pada Selasa (29/9/2026). Peristiwa yang ditangani polisi di antaranya penetapan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka kecelakaan dengan KRL di Bekasi Timur, pengungkapan dugaan laboratorium etomidate di PIK 2, kasus kebocoran gas, pengeroyokan hingga pencurian kabel tembaga.
Berikut sejumlah kasus kriminal yang menjadi perhatian:
Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka Kecelakaan Bekasi
Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tujuan Cikarang tersebut terjadi pada 27 April 2026. Peristiwa itu mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
Penetapan AN sebagai tersangka dilakukan setelah Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan proses penyidikan terhadap kecelakaan tersebut.
Dugaan Laboratorium Etomidate di PIK 2 Diungkap
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan operasi laboratorium narkotika jenis etomidate di sebuah rumah di kawasan Cluster Hawai Cove 6, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah bahan baku dan peralatan yang diduga digunakan dalam proses produksi. Petugas juga menemukan ribuan cartridge yang diduga berisi cairan etomidate.
Kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian untuk mengungkap dugaan produksi etomidate di kawasan PIK 2.
Polisi Selidiki Dugaan Kebocoran Gas
Polsek Pasar Rebo memanggil pihak manajemen salah satu perusahaan di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, terkait dugaan kebocoran gas.
Peristiwa tersebut diduga menyebabkan puluhan orang mengalami keracunan. Polisi kemudian meminta keterangan dari pihak perusahaan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.
Kapolsek Pasar Rebo Kompol Wayan Wijaya mengatakan sejauh ini baru satu orang dari pihak manajemen yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Baru satu orang dari pihak manajemen yang kami panggil untuk dimintai keterangan,” kata Wayan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Tiga Pelaku Pengeroyokan di Jakarta Utara Ditangkap
Polres Metro Jakarta Utara menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan hingga menyebabkan seorang pria berinisial EY (28) meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial YG, RA, dan JAT.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi mengatakan ketiganya diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.
“Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini, ketiga pelaku berinisial YG, RA dan JAT,” ujar Adhe di Jakarta, Selasa.
Pencurian Kabel Tembaga di Kalibata Diselidiki
Polisi juga menyelidiki kasus pencurian kabel tembaga yang dilakukan seorang pria di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam peristiwa tersebut, kabel tembaga dibawa menggunakan dua karung. Polisi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami cek TKP,” kata Suminto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Rangkaian kasus tersebut menjadi bagian dari peristiwa kriminal dan keamanan yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (29/9/2026). Kasus yang ditangani meliputi kecelakaan kereta di Bekasi Timur, dugaan laboratorium etomidate, kebocoran gas, pengeroyokan hingga pencurian kabel tembaga.








Komentar