BEKASI – Seorang perempuan bernama Miskiyah (42), istri pengusaha besi tua di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban perampokan di rumahnya. Korban mengalami sejumlah luka setelah diduga ditikam menggunakan pisau dapur dan dipukul dengan setrika. Sementara itu, uang tunai yang dilaporkan mencapai Rp100 juta disebut raib dibawa pelaku.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) di Kampung Kaliulu, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Saat kejadian, Miskiyah sedang berada di rumah seorang diri setelah suaminya, Selawi (46), pergi menjemput putri mereka yang pulang mengaji di rumah kerabat.
Menurut keterangan Selawi, pelaku datang tidak lama setelah dirinya meninggalkan rumah. Berdasarkan cerita korban, pelaku langsung menyerang Miskiyah menggunakan pisau dapur dan setrika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya pergi, pelaku datang,” kata Selawi, dikutip dari iNews Bekasi, Rabu (7/10/2026).
Korban Mengalami Sejumlah Luka
Akibat serangan tersebut, Miskiyah mengalami sejumlah luka tusuk dan luka akibat hantaman benda tumpul. Korban dilaporkan mengalami dua luka tusuk di bagian leher, serta luka tusuk pada perut dan tangan.
Selain itu, kepala dan wajah korban juga mengalami luka akibat dipukul menggunakan setrika.
“Luka di leher dua, perut, sama tangan. Tapi yang di kepala itu pakai setrikaan dipukul,” ujar Selawi.
Selawi baru mengetahui kejadian tersebut setelah kembali ke rumah seusai menjemput putrinya. Setibanya di rumah, ia mendapati istrinya tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.
Ia kemudian membawa Miskiyah ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat pemberitaan awal dibuat, kondisi korban dilaporkan kritis dan masih menjalani perawatan.
Uang Tunai Dilaporkan Raib
Selain menyerang korban, pelaku diduga membawa kabur uang tunai dari rumah tersebut. Nilai uang yang disebutkan dalam pemberitaan awal mencapai Rp100 juta.
Selawi dan Miskiyah diketahui menjalankan usaha jual beli besi tua dari kediaman mereka. Selawi menduga pelaku mengenal korban karena sebelumnya beberapa kali datang ke rumah mereka untuk bertransaksi.
Orang tersebut disebut pernah menjual tembaga hasil kupasan limbah kabel kepada keluarga korban. Dugaan hubungan pelaku dengan korban menjadi salah satu hal yang perlu didalami dalam penyelidikan.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan. Tim gabungan dari Polsek Cikarang Utara dan Satreskrim Polres Metro Bekasi juga melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
“Masih dalam penyelidikan, terduga pelaku dalam pengejaran petugas,” ujarnya.
Polisi masih mendalami kronologi penyerangan, dugaan motif perampokan, serta hilangnya uang tunai dari rumah korban.








Komentar