TANGERANG SELATAN — Pengadaan makanan dan minuman rapat, kudapan, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada sejumlah UPTD Puskesmas di Kota Tangerang Selatan tercatat mencapai 484 paket dalam satu tahun anggaran. Total nilai pengadaan yang tercatat sekitar Rp2,83 miliar.
Dari ratusan paket tersebut, empat penyedia perorangan tercatat menerima porsi pengadaan terbesar.
Nurhaeti tercatat memenangkan 199 paket dengan total nilai sekitar Rp1,06 miliar. Rata-rata nilai paket yang diperolehnya sekitar Rp5,3 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian Ninin Hairunisyyah tercatat memperoleh 119 paket dengan total nilai sekitar Rp616,3 juta.
Nama Dwi Haryanto tercatat dalam 103 paket dengan nilai sekitar Rp653 juta. Sementara Muhamad Restu Wijaya memperoleh 63 paket dengan total nilai sekitar Rp504,8 juta.
Jika digabungkan, empat penyedia tersebut tercatat menangani 484 paket dengan nilai sekitar Rp2,83 miliar.
Paket-paket tersebut berkaitan dengan kebutuhan makanan dan minuman rapat, kudapan serta PMT yang dilaksanakan oleh sejumlah UPTD Puskesmas.
Data pengadaan juga menunjukkan nilai masing-masing paket relatif kecil dibandingkan total akumulasi seluruh transaksi. Pada Nurhaeti, misalnya, 199 paket memiliki nilai rata-rata sekitar Rp5,3 juta.
Pola yang sama terlihat pada penyedia lainnya, yakni jumlah paket yang cukup banyak dengan nilai masing-masing transaksi yang relatif kecil.
Dalam ketentuan pengadaan pemerintah, pemaketan pekerjaan perlu disusun berdasarkan kebutuhan dan tidak digunakan untuk menghindari ketentuan mengenai metode pemilihan penyedia.
Karena itu, pola 484 paket tersebut perlu dilihat bersama dokumen perencanaan dan pelaksanaan pengadaan, termasuk waktu pengadaan, jenis barang, volume, harga satuan serta metode pemilihan penyedia.
Data jumlah paket dan nilai pengadaan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya mark-up, pengadaan fiktif atau pelanggaran hukum.
Untuk memastikan prosesnya, diperlukan pemeriksaan terhadap dokumen pemesanan, bukti pembayaran, harga satuan, jumlah makanan yang diterima serta bukti realisasi pada masing-masing Puskesmas.
Keterangan dari Pemkot Tangerang Selatan maupun UPTD Puskesmas terkait juga diperlukan untuk menjelaskan pola pengadaan tersebut, termasuk alasan penggunaan ratusan paket dan mekanisme pemilihan empat penyedia yang tercatat menangani 484 paket tersebut.








Komentar