Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, 2 Terduga Pelaku Perampokan Ditangkap

- Author

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KARO – Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus perampokan yang menewaskan Wakil Rektor IT&B Karo berinisial AS (38). Kedua terduga pelaku ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo di tempat persembunyian mereka di Kota Medan.

Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha membenarkan penangkapan dua orang tersebut. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan perampokan dan pembunuhan yang menewaskan korban.

“Iya, dua orang ditangkap,” ujar Pedoman saat dikonfirmasi detikSumut melalui sambungan telepon, Selasa (29/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedoman mengatakan, kedua terduga pelaku masih diperiksa oleh penyidik. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap motif dan modus operandi dalam kasus yang menewaskan Wakil Rektor IT&B Karo tersebut.

“Betul (sedang diperiksa),” ucapnya.

Polisi belum mengungkap identitas maupun motif kedua terduga pelaku. Kepolisian menyatakan informasi lebih lengkap mengenai kasus tersebut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

“Nanti akan dirilis,” pungkas Pedoman.

Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas

Sebelumnya, Wakil Rektor Kampus IT&B Karo berinisial AS (38) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Blok C1, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Korban ditemukan pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Keluarga korban mendatangi rumah setelah pihak sekolah menghubungi kakak korban karena AS tidak merespons panggilan telepon.

Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha mengatakan kakak korban kemudian mendatangi rumah bersama petugas keamanan. Setelah masuk ke rumah, mereka menemukan korban sudah meninggal dunia di kamar mandi.

“Abang korban ditelepon pihak sekolah, karena menelepon ke nomor handphone korban tidak diangkat. Abang korban mendatangi rumah korban bersama sekuriti. Kemudian mereka masuk. Di kamar mandi, dilihat korban sudah meninggal dunia,” kata Pedoman.

Baca Juga:  Viral Pria Diduga Rekam Wanita di Toilet Harbour Bay Batam, Sempat Diamankan

Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan darah. Namun, secara kasatmata tidak ditemukan luka pada bagian luar tubuh korban.

Pihak keluarga kemudian menghubungi polisi. Petugas yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk menjalani autopsi.

“Kondisi secara kasatmata tidak ada luka luar, tetapi mulutnya mengeluarkan darah. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk autopsi,” ujarnya.

Mobil dan HP Korban Hilang

Selain menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, polisi mendapati sejumlah barang milik AS tidak berada di rumah. Barang tersebut di antaranya mobil Mitsubishi Xforce dan telepon seluler korban.

“Memang saat ditemukan tidak ada mobil dan handphone-nya, tetapi masih kita selidiki apakah korban pembunuhan dan perampokan atau tidak,” ungkap Pedoman.

Saat itu, polisi masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Medan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Tim Reskrim Polres Karo kemudian melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian Wakil Rektor IT&B Karo serta keberadaan barang-barang milik korban.

Penangkapan dua terduga pelaku di Kota Medan menjadi perkembangan terbaru dalam kasus tersebut. Keduanya kini diperiksa penyidik untuk mendalami dugaan perampokan dan pembunuhan terhadap AS.

Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing terduga pelaku serta motif dalam kasus tersebut. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan selesai.

Berita Terkait

Demi Papua Damai, Masyarakat dan Tokoh Adat Dukung TNI-Polri Tangani OPM
Kasus Kekerasan Bocah, Pengedar Narkoba hingga Maling Motor Terungkap
Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Dugaan Perundungan Jadi Sorotan
19 Orang Diciduk Usai Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Pelaku Penyiram Air Keras Diburu
Dugaan Penipuan Izin Pabrik Hebel Rp 2,3 Miliar, Nama Bupati Banyumas Terseret
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, 48 Adegan Pra-Rekonstruksi Ungkap Fakta Baru
Viral Geng Motor Bersenjata Tajam di Pantura Indramayu, 9 Remaja Diciduk Polisi
Pura-Pura Jadi Pembeli, Pria Ini Gasak Motor Honda PCX di Showroom Jakarta Barat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Demi Papua Damai, Masyarakat dan Tokoh Adat Dukung TNI-Polri Tangani OPM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kasus Kekerasan Bocah, Pengedar Narkoba hingga Maling Motor Terungkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Dugaan Perundungan Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

19 Orang Diciduk Usai Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Pelaku Penyiram Air Keras Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Dugaan Penipuan Izin Pabrik Hebel Rp 2,3 Miliar, Nama Bupati Banyumas Terseret

Berita Terbaru

Sport

De Bruyne Ikut Pesta Gol, Napoli Permalukan Monza 4-1

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:06 WIB

Daerah

Rudi Harfisar Dipanggil Lagi, Perindo Benda Siap Bergerak!

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:34 WIB