Pembunuhan Wanita di Pinang Ranti, Polisi Ungkap Peran Penyewa Kos

- Author

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polisi mengungkap peran dua pria berinisial KDN alias Daniel (22) dan ATW alias A (27) dalam kasus pembunuhan perempuan berinisial KDA (19) di sebuah kamar indekos kawasan Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. Salah satu tersangka diketahui merupakan penyewa kamar kos yang diduga menjadi lokasi pembunuhan korban.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan Daniel menyewa kamar kos tersebut bersama rekannya. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kedua pria itu diduga telah merencanakan aksi untuk mengambil barang-barang milik korban.

“Iya (penyewa kos). Satu inisial D (Daniel), sama temannya A,” kata Abdul Rahim, Senin (12/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Rahim mengatakan korban diduga dipanggil oleh kedua tersangka ke kamar kos tersebut. Polisi menduga pertemuan itu telah direncanakan untuk menguasai barang milik korban.

“Yang pasti korban ini adalah cewek ini dipanggil lah. Nah sama mereka sudah direncanakan untuk mengambil barangnya,” ujarnya.

Dua Tersangka Ditangkap di Lokasi Berbeda

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap Daniel di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, pada Kamis (8/10/2026) malam. Sementara itu, ATW ditangkap di wilayah Jatiranggon, Kota Bekasi.

Kasus pembunuhan tersebut terungkap setelah jasad KDA ditemukan di kamar indekos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, pada Kamis (8/10/2026).

Penemuan jasad korban bermula ketika pemilik indekos berinisial S hendak memeriksa kamar yang disewa Daniel sejak Selasa (6/10/2026). Pemilik kos merasa curiga karena Daniel tidak kunjung datang setelah menerima kunci kamar.

Kecurigaan semakin kuat setelah penghuni kamar sebelah melaporkan adanya bau tidak sedap yang berasal dari kamar tersebut.

Pemilik kos kemudian berkoordinasi dengan saksi lain dan menghubungi Bhabinkamtibmas Pinang Ranti, Aiptu Ragil. Setelah petugas tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.

Baca Juga:  Dijanjikan Rp5 Juta, Kurir Ganja 4 Kg Ditangkap Saat Hendak Naik KM Sinabung

Di dalam kamar mandi, petugas menemukan jasad KDA dalam kondisi meninggal dunia dengan tangan dan kaki terikat tali rafia. Polisi juga mendapati luka memar pada bagian wajah sebelah kiri serta leher korban yang terikat kaus berwarna hitam.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Setelah menemukan jasad korban, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta peran masing-masing tersangka.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kedua tersangka diduga merencanakan aksi tersebut untuk mengambil barang-barang milik korban. Namun, penyidik masih mendalami motif dan mengumpulkan bukti untuk memperjelas keterlibatan masing-masing tersangka.

Polisi juga terus melengkapi proses penyidikan terkait dugaan pembunuhan yang disertai pencurian tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian setelah korban ditemukan meninggal dunia di kamar indekos di kawasan Pinang Ranti. Polisi masih mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Geger! Tiga Jenderal Polri Dikabarkan Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Nama Listyo Sigit Disebut
Mantan Bakal Calon Bupati Ditangkap! Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp980 Juta
Dijual Rp5 Juta ke Madura, Mail Spesialis Curanmor Dibekuk Polisi di Karawaci
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 2.000 Buruh Kena PHK, Dugaan Intimidasi Ormas Mencuat
600 Ton Beras Subsidi Diduga Diselewengkan, Mafia Pangan Terancam Sanksi Berat
1.816 Personel Kepung Kampung Bahari, Polisi Tangkap 27 Orang dan Sita Ekstasi
Demi Papua Damai, Masyarakat dan Tokoh Adat Dukung TNI-Polri Tangani OPM
Kasus Kekerasan Bocah, Pengedar Narkoba hingga Maling Motor Terungkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:12 WIB

Mantan Bakal Calon Bupati Ditangkap! Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp980 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 09:53 WIB

Dijual Rp5 Juta ke Madura, Mail Spesialis Curanmor Dibekuk Polisi di Karawaci

Selasa, 3 November 2026 - 09:20 WIB

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 2.000 Buruh Kena PHK, Dugaan Intimidasi Ormas Mencuat

Senin, 2 November 2026 - 10:13 WIB

600 Ton Beras Subsidi Diduga Diselewengkan, Mafia Pangan Terancam Sanksi Berat

Senin, 2 November 2026 - 09:20 WIB

1.816 Personel Kepung Kampung Bahari, Polisi Tangkap 27 Orang dan Sita Ekstasi

Berita Terbaru