AGAM – Aksi perampokan bersenjata api menyasar pemilik Toko EB Mart di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dalam kejadian yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) malam tersebut, seorang ibu dan anaknya berusaha melawan para pelaku yang mengincar uang tunai sekitar Rp90 juta.
Aksi perampokan itu melibatkan empat orang pelaku dan terekam kamera pengawas atau CCTV. Satu orang terduga pelaku berhasil ditangkap, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran polisi.
Pemilik toko, Laili, bersama anaknya, Andika, saat itu hendak menutup toko. Mereka bersiap membawa uang hasil usaha ketika tiba-tiba didatangi empat pria tak dikenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal, mengatakan para pelaku datang menggunakan kendaraan dan langsung mengancam korban.
“Tiba-tiba empat pria tidak dikenal datang menggunakan kendaraan. Saat korban hendak menutup toko, mereka datang dan langsung mengancam korban,” ujar Wiko.
Salah seorang pelaku diduga membawa senjata api dan melepaskan tembakan. Situasi tersebut membuat Laili dan Andika berusaha menyelamatkan diri sekaligus mempertahankan uang yang menjadi sasaran perampokan.
Anak Berusaha Melindungi Ibu
Andika secara spontan berusaha melawan pelaku setelah melihat ibunya terancam. Ia mengaku bertindak refleks untuk melindungi orang tuanya.
“Karena mereka mengacungkan senjata api dan saya refleks ingin melindungi orang tua, saya langsung mengejar pelaku,” kata Andika.
Dalam kejadian itu, Andika mengalami luka pada bagian kaki. Ia sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Pakan Kamih sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
Sementara itu, Laili berupaya menyelamatkan uang tunai yang dibawanya. Ia menyembunyikan uang tersebut di balik jilbab, kemudian berlari menuju bank yang berada di seberang jalan.
Laili juga berusaha menghadang pelaku dengan melemparkan helm hingga salah seorang di antara mereka terjatuh. Warga sekitar dan petugas keamanan Bank BRI kemudian membantu mengamankan satu terduga pelaku.
Polisi Buru Tiga Pelaku Lainnya
Berkat perlawanan korban dan bantuan warga, uang sekitar Rp90 juta yang menjadi sasaran perampokan berhasil diselamatkan. Namun, aksi tersebut menyebabkan Andika mengalami luka.
Polisi telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial UJ. Sementara itu, tiga orang lainnya masih diburu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap peristiwa perampokan tersebut, termasuk menelusuri keterlibatan para pelaku lainnya.
Kasus ini menjadi perhatian karena para pelaku diduga menggunakan senjata api saat mengancam korban di lokasi usaha mereka.








Komentar