TANGERANG – Niat awalnya mencari obat tramadol, aksi delapan orang di kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, justru berujung penangkapan. Mereka diduga mengaku sebagai anggota polisi untuk menakut-nakuti dan memeras warga.
Kasus ini bermula saat seorang pemilik warung berinisial MS sedang berada di tokonya. Tiba-tiba, tiga orang laki-laki datang dan menanyakan soal obat tramadol.
Namun, ketiga orang tersebut kemudian mengaku sebagai anggota kepolisian. Karena merasa takut, korban akhirnya membiarkan mereka masuk ke dalam warung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketiga orang datang mengaku sebagai anggota kepolisian. Karena merasa takut, korban membiarkan mereka masuk ke dalam warung,” kata Kapolsek Teluknaga AKP Kevin Hotlando dalam keterangannya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Situasi kemudian berubah. Korban ditarik dan dipaksa masuk ke dalam mobil Toyota Calya berwarna hitam. Di dalam mobil tersebut, ternyata sudah ada tiga orang lainnya.
Korban kemudian dibawa berkeliling selama kurang lebih 20 menit. Selama perjalanan, korban diduga mendapat ancaman dan dimintai sejumlah uang.
Setelah berkeliling, para pelaku kembali ke warung korban dengan alasan masih ada berkas yang tertinggal.
Kesempatan itu langsung dimanfaatkan korban untuk meminta pertolongan. Korban berteriak sekeras-kerasnya hingga mengundang perhatian warga sekitar.
Aksi tersebut akhirnya terbongkar dan polisi mengamankan delapan orang yang diduga terlibat.
Sementara itu, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Novan Prasetyoppuro mengingatkan masyarakat agar tidak tinggal diam jika menemukan adanya peredaran obat-obatan ilegal maupun tindak kejahatan lainnya di lingkungan sekitar.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran obat Daftar G,” tutur Eko.
Eko meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk penjualan obat keras secara ilegal.
Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau dengan mendatangi kantor polisi terdekat.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai aparat. Jika ada orang yang mengaku polisi dan melakukan tindakan mencurigakan, warga diminta segera meminta bantuan dan melaporkannya kepada pihak berwenang.








Komentar