JEMBER – Sebanyak 200 lebih kambing Etawa dari berbagai daerah di Pulau Jawa unjuk pesona dalam kontes kecantikan kambing Kaligesing di kawasan wisata Dira Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Menariknya, penilaian dalam kompetisi ini tidak hanya berfokus pada postur tubuh, tetapi juga memperhatikan bentuk telinga, kepala, hingga keindahan bulu dan ekor.
Kontes tersebut diikuti peserta dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat. Para peternak membawa kambing-kambing unggulan mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara dalam sejumlah kelas perlombaan.
Berbeda dari kontes hewan pada umumnya, kompetisi kambing Etawa ini memiliki sejumlah kriteria khusus. Para juri menilai berbagai bagian tubuh kambing, mulai dari bentuk kepala, telinga, mulut, hidung, mata, hingga karakteristik bulunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia, Abdul Gofur, menjelaskan bahwa perlombaan dibagi ke dalam beberapa kelas untuk menentukan kambing dengan kualitas terbaik dan karakteristik paling menarik.
Panitia juga menyiapkan trofi serta uang pembinaan bagi peserta yang berhasil meraih kemenangan dalam kompetisi tersebut.
Ada 12 Kriteria Penilaian Kambing Seni
Dalam kontes ini, terdapat lima nominasi utama yang menjadi perhatian juri, yakni kepala terbaik, telinga terbaik, postur terbaik, rambut terbaik, dan ekor terbaik.
Sementara itu, untuk kategori kambing seni, panitia menerapkan 12 kriteria penilaian. Berbagai aspek tersebut digunakan untuk melihat keunikan dan kualitas penampilan masing-masing kambing yang mengikuti perlombaan.
Melalui kegiatan ini, potensi budidaya kambing Etawa diharapkan semakin dikenal masyarakat luas. Kontes tersebut sekaligus menjadi wadah bagi para peternak untuk memperkenalkan kambing unggulan, bertukar pengalaman, serta mendorong pelestarian kambing Kaligesing.








Komentar